Taksi Terbang Berdaya Listrik untuk Layanan Operasional Olimpiade 2024 di Paris

- Selasa, 22 Juni 2021 | 09:34 WIB
Sebuah taksi terbang dari perusahaan Jerman. /Reuters
Sebuah taksi terbang dari perusahaan Jerman. /Reuters

JERMAN-suarmerdeka-wawasan. com - Perusahaan Jerman Volocopter melakukan penerbangan pertama taksi terbang berdaya listrik di Prancis dalam pertunjukan yang digelar di bandara Le Bourget pada Senin, 21 Juni 2021.

Dewasa ini, sektor teknologi tengah menjadi perhatian khusus bagi sejumlah negara maju di dunia.

Pasalnya, teknologi menjadi pasar yang memiliki keuntungan di masa depan dengan adanya perubahan gaya hidup yang semakin modern.

Baca Juga: Pidato Pertama Presiden Iran Ebrahim Raisi Keras, Tak Mau Bertemu dengan Presiden AS

Perwakilan Jerman Volocopter mengatakan pihaknya menciptakan taksi terbang berdaya listrik bertujuan untuk mengoperasikan layanan Olimpiade di Paris pada 2024 mendatang.

“Niat yang jelas untuk Paris 2024, tujuannya adalah untuk benar-benar memiliki layanan reguler dalam operasi,” kata Kepala Eksekutif Volocopter Florian Reuter.

Memiliki Replika Rolex Diskon hingga 90% untuk 10 pelanggan tercepat
Diskon 90% untuk kebijakan purna jual pelanggan ketika membeli Replika ROLEX hari ini

Baca Juga: Senjata Makan Tuan, Seorang Pawang Dicaplok Ular Peliharannya saat Atraksi di Mal

Taksi terbang berdaya listrik terlihat seperti helikopter kecil melakukan lepas landas di bandara Bourget dekat Paris dan mendarat secara vertikal setelah penerbangan tiga menit.

Dalam penerbangan perdananya, taksi terbang berdaya listrik tidak membawa penumpang.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Reuters, Selasa, 22 Juni 2021, pesawat itu terbang pada ketinggian sekira 500 meter di udara dengan kecepatan hingga 30 kilometer per jam dan berada di sekira 30 meter di atas lapangan terbang,

Menurut Volocopter dalam sebuah pernyataan, taksi terbang berdaya listrik memiliki kapasitas untuk dua orang di pesawat dan kompartemen bagasi.

Kepala Eksekutif Volocopter Florian Reuter menyebutkan bahwa taksi terbang berdaya listrik tersebut merupakan tantangan baginya. “Itu tantangan,” ucapnya.

Kepala Eksekutif Volocopter Florian Reuter mengatakan bahwa layanan taksi terbang pada awalnya akan dioperasikan oleh pilot berlisensi penuh untuk mematuhi peraturan yang ada. Namun di masa mendatang, diharapkan tidak lagi memerlukan lisensi pilot.

"Seiring waktu ... kami ingin kendaraan ini terbang sepenuhnya otomatis. Jadi, Anda tidak memerlukan lisensi pilot lagi," tambahnya.

Volocopter Florian Reuter menggambarkan pasar mobilitas perkotaan sebagai raksasa.

“Mobilitas perkotaan adalah pasar lebih dari 10 triliun dolar,” katanya.

Bahkan ia menyebutkan bahwa pihaknya memprediksi mampu melayani pasar dengan peluang yang mencapai ratusan miliar dolar pada 2035.

“Kami memperkirakan pada tahun 2035, kami dapat melayani pasar yang memiliki peluang sekira 300 miliar dolar.” ungkapnya.

Tidak hanya taksi terbang berdaya listrik yang dikeluarkan oleh Volocopter Florian Reuter, Varta AG Jerman turut mengambil kesempatan untuk meraih keuntungan di sektor teknologi.

Varta AG Jerman berencana memasok sel baterai berkinerja tinggi kepada produsen mobil sport mewah Porsche AG.

 

Halaman:
1
2
3

Editor: Kusmiyanto

Sumber: PikiranRakyat.com

Terkini

China Rilis Penampakan Foto Lengkap Planet Mars

Jumat, 11 Juni 2021 | 17:33 WIB

Awas, Suhu Panas Bumi akan Melampui Batas

Senin, 31 Mei 2021 | 10:14 WIB
X