Mahasiswa UAD Perkenalkan Chem-E-Car, Mobil Berbahan Bakar Reaksi Kimia

- Minggu, 30 Mei 2021 | 14:50 WIB
Superheat Team ketika menjalankan mobil karya mereka.(Foto: ist) (Ist)
Superheat Team ketika menjalankan mobil karya mereka.(Foto: ist) (Ist)

Gas Tekan

Tifanny menjelaskan mobil tersebut menggunakan bahan penggerak kimia yakni hidrogen peroksida dengan katalis natrium kromat. Prinsip kerjanya menggunakan gas tekan.

Pertama, bahan kimia dimasukkan ke dalam vessel. Di dalam vessel terjadi reaksi antara hidrogen peroksida dan natrium kromat yang menghasilkan gas (oksigen).

''Nah, hasil reaksi kimia akan tertampung terlebih dahulu di vessel hingga mencapai tekanan tertentu, kemudian gas akan dialirkan untuk menggerakan piston yang terhubung dengan ban mobil.

Setelah itu, mobil akan berjalan dan berhenti pada jarak tertentu sesuai dengan tekanan yang dihasilkan oleh reaksi kimia,'' ucapnya.

Ia dan teman-temannya membawa model mobil kr Kompetisi Chernival: International Chem-E-Car Competition (ICECC) 2021 yang digelar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS).

Chem-E-Car merupakan lomba perancang mobil dengan memanfaatkan reaksi kimia, tujuannya membuat model mobil yang dapat dijalankan dengan reaksi kimia melalui jarak yang ditentukan saat membawa beban. Mereka sukses menyabet juara II di kompetisi.

Pada lomba, mobil karya mereka awalnya mampu mengangkut beban pasir sebanyak 600 gram dan kemudian sampai 1,5 kilogram.

Tim sempat mengalami kendala antara lain komponen mobil yang mulai menurun performanya, sehingga harus mengganti dengan komponen baru.

Dalam waktu singkat mereka mencoba mengambil ulang data riset dan tentunya data yang diperoleh tidak semaksimal sebelumnya. Namun, mereka yakin kerja keras bakal memberikan hasil yang terbaik.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: SM Network

Tags

Terkini

China Rilis Penampakan Foto Lengkap Planet Mars

Jumat, 11 Juni 2021 | 17:33 WIB

Awas, Suhu Panas Bumi akan Melampui Batas

Senin, 31 Mei 2021 | 10:14 WIB
X