Covid-19 di Semarang Terus Menurun, Dinkes : Banyak Warga Menolak Isoman Terpusat

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 07:36 WIB
Ilustrasi Virus Corona. /Pixabay /
Ilustrasi Virus Corona. /Pixabay /

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Penyebaran kasus Covid-19 di Kota Semarang mengalami penurunan menggembirakan.

Penurunan angka Covid-19 di Kota Semarang disebabkan keberhasilan PPKM level 4 dan digenjotnya program vaksinasi.

Data dari siagacorona.semarangkota.go.id tercatat pada Kamis, 12 Agustus 2021, pasien Covid-19 yang masih dirawat 521 orang.

Baca Juga: Dinkes Kota Semarang Sebut Fogging Tak Efektif Berantas Nyamuk DBD, Lebih Baik Pakai Periksa Jentik

Jumlah tersebut terdiri dari 176 pasien Covid-19 berasal dari luar Kota Semarang.

Sedangkan pasien Covid-19 berasal dari dalam Kota Semarang sebanyak 346 pasien Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Semarang, M Abdul Hakam, mengungkapkan pasien Covid-19 di Kota Semarang mengalamai penurunan cukup tajam.

Baca Juga: Penderita Orang Dalam Gangguan Jiwa di Kendal Jadi Sasaran Vaksin Covid-19

Pasien Covid-19 di Kota Semarang, kata Hakam, dari catatan yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 71 orang.

Menurut Hakam, masih banyak pasien Covid-19 melakukan Isoman di rumah, dari Pemkot sebenarnya sudah berusaha melakukan penjemputan untuk isoman terpusat, namun mereka menolak.

Meski demikan, ungkap Hakam, pihaknya kini terus melakukan pemantauan secara ketat kondisi warga Isoman di rumah melalui petugas Puskesmas di daerah masing-masing.

Dijelaskan Hakam, tidak mudah membawa pasien Covid-19 ke tempat isolasi terpusat, merak lebih memilih melakukan perawatan sendiri di rumah.

Hakam berharap agar warga melakukan Isoman, bila mengalami gejala sesak nafas untuk tetap mau dirawat di tempat isolasi pasien Covid-19 terpusat.

Sementara dikatakan Hakam, pasien Covid-19 pada bulan Juni-Juli 2021 melakukan isolasi mandiri sebanyak 2.400 orang. Sedangkan pada saat ini tinggal 71 orang pasien Covid Isoman.

Hakam optimis penyebaran Covid-19 di Kota Semarang akan terus mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Meski demikian, tegas Hakam, masyarakat diminta tetap menjalan protokol kesehatan secara ketat, serta mengurangi aktivitas dan menghindari kerumunan. ***

Halaman:
1
2

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pemkot Semarang

Tags

Terkini

X