Dilantik DPN Peradi. Kairul Anwar: DPC Peradi Kota Semarang Punya Dua Tugas Penting

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:24 WIB
Ketua DPC Peradi Kota Semarang Kairul Anwar menerima pataka Peradi dari ketua Harian DPN Peradi R Dwiyanto Prihartono (Didik SP)
Ketua DPC Peradi Kota Semarang Kairul Anwar menerima pataka Peradi dari ketua Harian DPN Peradi R Dwiyanto Prihartono (Didik SP)

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com – Ketua DPC Peradi Kota Semarang, Kairul Anwar SH MH yang baru saja dilantik mengingatkan anggotanya bahwa organisasinya punya dua tugas penting pasca dilantik.

Dua tugas itu menyangkut internal dan eksternal. Dan, menurut Kairul dua-duanya sangat penting guna membawa Peradi kembali ke ‘Khittah’.

"Ada dua hal yang harus dilakukan oleh kita, dan saya selaku ketua DPC, yang pertama internal kepada anggota, yang kedua eksternal kepada masyarakat dan pihak yang lain,’’ kata Kairul usai pelantikan.

Baca Juga: Mengambil Sumpah 323 Advokat Peradi, Termasuk KGPAA Mangkunegara X, Ketua PT Jateng: Harus Profesional!

Jumat, 2 Desember 2022, DPC Peradi Kota Semarang resmi dilantik oleh DPN Peradi. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Harian yang juga Wakil Ketua Umum DPN, R Dwiyanto Prihartono.

Selain pelantikan dan pengukuhan kepengurusan DPC Peradi Kota Semarang periode 2022-2027 acara di Hotel Po Semarang, Jumat 2 Desember 2022, juga melantik Komite Advokat muda DPC Semarang.

Tampak hadir di pelantikan Ketua Pengadilan Negeri Semarang, Kasie Pidum Kejaksaan Negeri, beberapa Rektor dari berbagai perguruan tinggi, Gapensi Kota Semarang, Baznas Kota Semarang, KONI Kota Semarang dan beberapa organisasi profesi lain.

Kairul menegaskan, mengembalikan marwah anggota yaitu pada advokat pada officium nobile, atau kembali ke Khittah sebagai profesi advokat adalah tugas yang harus terus digelorakan.

‘’Ini tidak bisa ditawar-tawar lagi, kaitan pertanggungjawaban profesi," kata Kairul. Ini, lanjutnya menjadi tantangan berat Peradi Semarang ke depan, yakni menekankan pentingnya officium nobile bagi seorang advokat.

Yaitu mengembalikan marwah advokat sebagai pribadi yang profesional, tanpa memperdulikan latar belakang klien yang dibelanya atau berpegang pada prinsip kemanusiaan.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X