Ular Python Tiga Meter Sedang Memangsa Ayam, Gegerkan Warga Pesona Klipang Cluster di Kota Semarang

- Sabtu, 5 November 2022 | 22:14 WIB
Ular python sepanjang tiga meter di Perumahan Klipang Cluster, Kelurahan Sendang Mulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, berhasil ditangkap petugas Damkar, Sabtu malam, 5 November 2022. /Eddy Tuhu/
Ular python sepanjang tiga meter di Perumahan Klipang Cluster, Kelurahan Sendang Mulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, berhasil ditangkap petugas Damkar, Sabtu malam, 5 November 2022. /Eddy Tuhu/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Seekor ular python yang sedang memangsa ayam, menggegerkan warga Perumahan Klipang Cluster RT 8/RW 7 di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu malam, 5 November 2022.

Ular python sebesar paha dengan panjang sekira tiga meter lebih itu, kedapatan sedang memangsa ayam milik Junaidi, salah satu warga perumahan tersebut, yang berada di kandang sebelah rumahnya.

Warga yang merasa ketakutan, akhirnya mengundang petugas Damkar (Pemadam Kebakaran) Kota Semarang untuk meminta pertolongan, guna menangkap ular python tersebut.

Baca Juga: Perwakilan Buruh Temui Gubernur Jateng di Rumah Dinasnya, Ganjar Apresiasi Keinginan Kenaikan UMP

Petugas Damkar yang dikoordinatori Aditya, begitu tiba di lokasi langsung mengamankan ular python yang sedang memangsa sebagian badan ayam peliharaan warga itu.

Aditya mengatakan, lingkungan perumahan yang berada di pinggir aliran Sungai Penggaron dengan Bendung Pucang Gading, memang menjadi habitat ular.

''Apalagi di bantaran sungai tersebut masih banyak semak, dan tumbuhan bambu, tempat seperti itu merupakan habitat ular,'' papar Aditya, usai menangkap ular pyhton tersebut.

Baca Juga: Diduga Terbakar Api Cemburu, Sopir Truk di Kebumen Aniaya Temannya Gunakan Sajam hingga Tewas

Menurut dia, sehabis hujan banyak ular yang keluar untuk mencari mangsa, sehingga warga yang tinggal di dekat bantaran sungai harus hati-hati.

''Ini ular python habis ganti kulit, kelihatan dari kulitnya baru dan mengkilat, sehingga merasa lapar kemudian mencari mangsa,'' jelas Aditya.

Petugas Damkar yang juga mendapati ular Viper Hijau di lokasi yang sangat berbisa, mengamankan dalam botol. /Eddy Tuhu/
Selain ular python yang saat itu berhasil ditangkap, petugas Damkar di lokasi juga mendapati ular hijau dengan ekor berwarna merah, yang nama latinnya Trimeresurus Albolabris.

Baca Juga: Menteri PUPR Hadi Mulyono Ternyata Hebat! Batu Bata Beton Cuma Dipatahkan dengan Kekuatan Tangan Kosong

''Ular hijau berekor merah, biasanya disebut dengan Viper Hijau, dan merupakan jenis ular berbisa yang berbahaya,'' kata Aditya.

Ular kecil berbisa tersebut, kemudian diamankan petugas Damkar untuk dimasukkan ke dalam botol.

''Baik ular python maupun viper hijau ini, nantinya akan diserahkan ke BKSDA (Balai Koservasi Sumber Daya Alam). Biasanya nanti diserahkan ke kebun binatang,'' ungkapnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X