Tak Berizin, Lima Baliho Ganjar Nurut Dicopot Satpol PP Kota Semarang

- Sabtu, 5 November 2022 | 20:15 WIB
Baliho Ganjar Nurut yang tak berizin, dicopot petugas Satpol PP Kota Semarang pada  Jumat malam, 4 November 2022. /Dok Istimewa/
Baliho Ganjar Nurut yang tak berizin, dicopot petugas Satpol PP Kota Semarang pada Jumat malam, 4 November 2022. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Akhirnya baliho 'Ganjar Nurut' yang terpasang di beberapa titik di Kota Semarang, dicopot Satpol PP pada Jumat malam, 4 November 2022.

Pencopotan baliho tak berizin yang dipasang di lima titik, diawali dari pertigaan Jalan Erlangga, kemudian Satpol PP Kota Semarang berlanjut mencopot yang berada di kawasan Gombel.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, lima titik baliho 'Ganjar Nurut' itu berada di pertigaan Jalan Erlangga, Gombel Lama, dekat SMP 19 Manyaran, perempatan Kaliwiru, dan Sigar Bencah Tembalang.

Baca Juga: Anak Juragan Rongsok di Brebes Diperkosa Karyawannya Sendiri, Korban Masih Kelas 6 SD

''Baliho bergambar Ganjar itu dicopot, karena tidak ada izin. Bahkan belum diketahui siapa yang memasang,'' jelas Fajar kepada wartawan, usai pencopoton baliho tersebut.

Menurut Fajar, pihaknya sempat meminta informasi adanya baliho tanpa izin yang terpasang itu, namun Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sendiri, juga mengaku tidak tahu yang memasang.

''Kami juga sudah koordinasi dengan Satpol PP Provinsi, kami sampaikan bahwa pemasangan MMT atau apapun selama tidak ada izinnya kami lepas, karena dasar kami Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang reklame,'' jelas Fajar.

Baca Juga: Buruh Gelar Aksi di Depan Kantor Ganjar saat Hujan Deras, Tuntut Kenaikan Upah Minimum

Seperti diketahui, baliho tanpa izin itu berwarna merah dengan logo PDI Perjuangan di paling atas, sedang di bawah logo terdapat tulisan 'Petugas Partai Harus Nurut, Saya Setuju".

Di bawah tulisan itu, terdapat nama Ganjar Pranowo lengkap dengan fotonya Ganjar berseragam PDIP.

Hingga kini, juga belum ada keterangan dari PDI Perjuangan terkait munculnya baliho yang terpasang tanpa izin itu.

Baca Juga: Polda Jateng Bekuk Dua Komplotan Maling Bermodus Pecah Kaca Mobil, Sasarannya Nasabah Bank

Sementara itu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, mengaku tidak tahu siapa yang memasang baliho tersebut, dan meminta agar dilepas saja karena tidak berizin.

''Nggak tahu yang buat siapa. Nanti kalau ngelek-ngeleki (bikin jelek) pemandangan ono rupaku (ada fotoku), apalagi nggak izin, dicopot saja, lah. Nggak enak saya,'' kata Ganjar di rumah dinasnya, Jumat, 4 November 2022.***

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X