Heboh Obat Sirup untuk Anak, Polrestabes Semarang dan Dinas Kesehatan Sidak ke Apotek

- Senin, 24 Oktober 2022 | 21:56 WIB
Polrestabes Semarang bersama Dinas Kesehatan ketika melakukan sidak ke apotek terkait obat sirup. /Dok Isyimewa/
Polrestabes Semarang bersama Dinas Kesehatan ketika melakukan sidak ke apotek terkait obat sirup. /Dok Isyimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Satuan Resese Narkotika (Satres Narkoba) Polrestabes bersama Dinas Kesehatan kota Semarang melakukan sidak ke beberapa apotek pada Senin, 24 Oktober 2022.

Sidak itu terkait larangan dari pemerintah dengan peredaran atau penjualan obat sirup anak yang mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), hingga memicu gagal ginjal akut.

Dalam kegiatan sidak ini dipimpin oleh Kasatres Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Edy Sulistyanto, didampingi Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Semarang Nugroho Edi Riyanto.

Baca Juga: Lima Anak di Jateng Menderita Gagal Ginjal Akut, Dinkes Koordinasi dengan IDAI

Ada tiga tempat yang menjadi sasaran sidak, yaitu Apotek Kimia Farma di Jalan Dr Sutomo, Apotek K24 dan Apotek Soegiyapranoto di kawasan Bulu.

''Kita lakukan pemantauan dan pembinaan berdasarkan arahan dari pemerintah pusat terkait peredaran obat sirup anak, yang sementara ini tidak boleh beredar di pasaran.

Di Apotek Kimia Farma tadi ada ratusan item produk yang sudah dikarantina,'' ungkap AKBP Edy usai melakukan sidak di sejumlah apotek, Senin, 24 Oktober 2022.

Baca Juga: BPOM: Ini Empat Bahan Tambahan Penyebab Cemaran di Etilen Glikol dan Dietilen Glikol

Sementara itu Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Nugroho Eko Riyanto mengatakan, gagal ginjal pada anak yang di Kota Semarang bukan diakibatkan oleh sirup.

''Kematian akibat gagal ginjal bukan akibat dari sirup melainkan akibat penyakit lainnya,'' ungkap dia.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X