Dua Kelurahan di Kota Semarang Kebanjiran, Air Nyebrang ke Jalur Pantura hingga Lalin Sempat Macet

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 13:34 WIB
Banjir di Kelurahan Mangkang Wetan, Kota Semarang, menggenangi jalur Pantura hingga sempat membuat kemacetan. /Dok Istimewa/
Banjir di Kelurahan Mangkang Wetan, Kota Semarang, menggenangi jalur Pantura hingga sempat membuat kemacetan. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Tak lama turun hujan deras, dua kelurahan di Kota Semarang sempat kebanjiran pada Kamis sore, 13 Oktober 2022.

Data dari BPBD Kota Semarang, banjir itu menimpa tujuh RW di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, dan 1 RW di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, yang ditinggali 475 keluarga.

Meski banjir kini sudah langsung surut, tak urung BPBD Kota Semarang mengerahkan petugas untuk melakukan pembersihan, dan menyiapkan dapur umum.

Baca Juga: Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT, Polisi: Rizky Billar Tak Langsung Dibebaskan, Ada Mekanismenya

''Kini fokus ke pembersihan lumpur yang tinggi, dan membuka dapur umum di dua titik di Kelurahan Wonosari dan Mangkang Wetan,'' kata Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono kepada wartawan, usai kejadian.

Menurut Winarsono, kejadian banjir itu karena limpasan Sungai Beringin, yang sedang dinormalisasi, sedang air masuk melalui sela-sela site pile.

''Untuk wilayah RW 01 Mangkang Wetan air masuk lewat sela-sela site pile yang sedang dalam pengerjaan Kali Beringin masuk keKali Bhakti dan menyeberang ke pemukiman

Baca Juga: Rizky Billar Kooperatif Saat Dicecar 40 Pertanyaan oleh Penyidik

RW 01. Untuk wilayah RW 03, RW, 04, RW 07 lainnya, air masuk lewat limpasan Kali Beringin dan Kali Bhakti,'' jelasnya.

''Pak Sekda, Kepala BPBD, Kabid 2 dan 3, Camat Tugu, Lurah Wonosari, dan tokoh masyarakat sudah rapat koordinasi untuk langkah selanjutnya,'' tambahnya.

Sementara itu, Ketua RW 07 Kelurahan Wonosari, Mashyudi mengatakan, bila ada 34 rumah di daerahnya yang terdampak banjir, dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter.

Baca Juga: Pati, Kota Magelang, dan Cilacap Ditingkatkan Statusnya Jadi Polresta. Begini Pesan Kapolda Jateng

''Kira-kira 50 cm sampai 1 meter, sepinggang, kan sebagian hanya tempat-tempat tertentu kalau yang lain paling segini (menunjuk paha),'' kata Mashyudi.

Menurut dia, banjir yang dialami warga memang tak lama, sekira setengah jam air sudah mulai surut.

Meski begitu, ia menyebut bila banjir ini merupakan yang terparah, lantaran air sempat menyeberang ke Kelurahan Mangkang Wetan melalui Jalan Pantura, yang menyebabkan lalu lintas lumpuh.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X