Hadapi Musim Hujan, BPBD Kota Semarang Tambah Lima Alat Pemantau Banjir di Sejumlah Aliran Sungai

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:53 WIB
Petugas BPBD Kota Semarang, sedang memantau alat komunikasi di Pusat Pengendali Operasi. /Dok Istimewa/
Petugas BPBD Kota Semarang, sedang memantau alat komunikasi di Pusat Pengendali Operasi. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Semarang, memasang lima alat peringatan dini bencana banjir di sejumlah aliran sungai, sebagai upaya menghadapi musim hujan pada akhir 2022 ini.

Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono mengatakan, dengan tambahan lima alat peringatan dini banjir itu, kini total ada 12 alat sistem peringatan dini yang sudah terpasang.

''Kelima alat peringatan dini banjir itu terpasang di aliran DAS Pudakpayung, dua di aliran DAS Jatibarang, satu alat di titik pertemuan hulu Sungai Kaligarang, serta di Kanal Banjir Timur,'' jelas Winarsono kepada wartawan di Semarang, Rabu, 12 Oktober 2022.

Baca Juga: Cuma Dipicu Saling Lirik, Korban Tewas Dikeroyok Enam Orang di Depan MAJT Kota Semarang

Ia menjelaskan, sistem peringatan dini banjir tersebut bisa dipantau secara langsung oleh masyarakat, melalui aplikasi Sipantau Bencana pada telepon pintar.

Menurut dia, terdapat tiga level kondisi yang menunjukkan tingkat kerawanan berdasarkan ketinggian air.

Baca Juga: Bikin Video Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Diperiksa Polisi Lagi Terkait UU ITE

''Kalau masuk level merah, nanti sirine di sekitar kawasan yang terpasang alat peringatan dini banjir ini akan berbunyi, sehingga masyarakat di sekitarnya harus siap dievakuasi,'' jelasnya.

Baca Juga: Terkait Laga Malam Hari Tragedi Kanjuruhan, Polri Jadwalkan Periksa Pihak Stasiun TV Indosiar

Secara umum, kata dia, pemetaan terhadap kawasan rawan bencana di Kota Semarang untuk menghadapi musim hujan sudah dilakukan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X