Cuma Dipicu Saling Lirik, Korban Tewas Dikeroyok Enam Orang di Depan MAJT Kota Semarang

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 10:36 WIB
Para tersangka pelaku pengeroyokan yang menewaskan korban dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang. /Humas Polrestabes Semarang/
Para tersangka pelaku pengeroyokan yang menewaskan korban dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang. /Humas Polrestabes Semarang/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Cuma dipicu saling lirik hingga menaikkan emosi, Ichrom Tacchinardi (20) tewas jadi korban pengeroyokan enam orang yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Porestabes Semarang.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan menjelaskan, awalnya korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di depan MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah) pada 2 Oktober 2022 lalu.

''Korban dilaporkan seolah korban laka lantas, lalu dibawa ke RS Pantiwilasa. Melihat kondisinya darurat, dirujuk ke RSUD di Ketileng. Sempat dirawat 4 hari kemudian meninggal,'' jelas Donny di Mapolrestabes Semarang, Selasa, 11 Oktober 2022.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan Terkait Laga Malam Hari, PT LIB dan Indosiar Saling Lempar Tanggung Jawab

Menurut Donny, ketika dilakukan otopsi di RSUP Kariadi ada tanda kekerasan terhadap korban, hingga Tim Resmob Polrestabes Semarang dan Reskrim Polsek Gayamsari melakukan penyelidikan.

Ternyata, jelas Donny, ditemukan rekaman CCTV di sekitar lokasi yang memperlihatkan peristiwa pengeroyokan, sehingga berhasil diamankan enam orang tersangka.

Ia menjelaskan, para tersangka yang ditangkap adalah Dito Bondan Putra (22), Rizky Aditya Putra (20), Ivan Heriansyah (18), Bayu Mulya Permadi (20), Hagi Yoga Pratama (21), Ivan Budi Prasetyo (23).

Baca Juga: Jelang Sidang Perdana Ferdy Sambo. PN Jakarta Selatan Siapkan Enam Televisi di Luar Ruang Sidang

Donny mengatakan, peristiwa pengeroyokan, dipicu saling lirik dua kelompok, kemudian terjadi saling kejar-kejaran.

''Korban sempat pulang ke rumah, kemudian kembali bersama teman-temannya dan terjadilah peristiwa itu,'' paparnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X