Buntut Korban Tewas Dikeroyok Driver Ojol di Semarang, Lima Saksi Diperiksa Polisi

- Senin, 26 September 2022 | 21:33 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. /Dok Istimewa/
Ilustrasi pengeroyokan. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Polisi mengamankan lima orang berstatus saksi, buntut tewasnya pelaku penganiayaan driver ojek online (ojol) saat antre bensin di SPBU.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, kasus ini bermula saat driver ojol berinisial HPS (54) dikeroyok dua orang tidak dikenal saat antre bensin di SPBU Majapahit, Pedurungan, Sabtu, 24 September 2022.

''Driver ojol itu dikeroyok karena menegur orang yang berada di depannya saat antrean longgar,'' jelas Donny dalam keterangannya kepada wartawan, Senin, 26 September 2022.

Baca Juga: Tujuh Saksi Diperiksa Terkait Ledakan di Sukoharjo, Kapolda Jateng Sebut Barang Bukti Dibakar Meledak

Menurut dia, sekira pukul 19.00 WIB, salah satu pelaku pengeroyokan diamankan driver ojol lain ke Polsek Pedurungan, dalam kondisi babak belur dan tidak sadarkan diri.

''Pelaku dikabarkan tewas, meski sempat mendapat perawatan di RS Bhayangkara. Jam 11 (malam) atau jam 12 kita dapat kabar itu,'' jelas Donny.

Donny menjelaskan, dalam kasus ini ada dua kejadian, yaitu korban driver ojol yang pertama saat antre bensin di SPBU pelakunya dua orang.

Baca Juga: Ledakan Bahan Petasan Dekat Asrama Polisi Sukoharjo Gegerkan Warga, Kapolda Jateng: Kelalaian Anggota

Sedang kedua, sambungnya, seorang pelaku pengeroyokan driver ojol tewas karena dikeroyok oleh rekan-rekan sesama ojol juga.

Donny menyebutkan, korban tewas mengalami penganiayaan dikeroyok menggunakan tangan kosong dan helm oleh para driver ojol.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X