Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

- Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri

JAKARTA, suramerdeka-wawasan.com - Kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) yang menjerat Hakim Agung nonaktif Sudrajad Dimyati akhirnya menyeret Ketua MA, HM Syarifuddin dan hakim agung lainnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK membuka peluang untuk memeriksa Ketua MA atau hakim agung lainnya, meski hanya bertindak sebagai saksi.

"Jadi sepanjang diduga tahu perbuatan para tersangka, tentu kami akan memanggil, meski hanya sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Minggu, 25 September 2022.

Baca Juga: Usai OTT Pengurusan Perkara di MA, MAKI Berharap KPK Usut Dugaan Korupsi Rekrutmen Hakim Agung

Lebih lanjut, Ali mengungkapkan, pemeriksaan saksi dilakukan untuk kebutuhan penyidikan, dan belum tentu yang bersangkutan terlibat.

"Penyidik memanggil saksi karena ada keperluan agar lebih jelas dan terang perbuatan para tersangka," lanjutnya.

Menurut dia, siapa yang diduga mendengar, mengetahui, atau melihat kejadian suatu pidana maka akan dimintai keterangan untuk membuat perkara lebih terang.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA), Sudrajad Dimyati sebagai tersangka terkait suap pengurusan perkara di MA. Sudrajad diduga menerima uang sebesar Rp 800 juta.

Baca Juga: Uang Sebanyak SGD 205 ribu dan Rp 50 Juta Turut Diamankan KPK Dalam Kasus Suap MA

Selain Sudrajad, KPK juga menetapkan sembilan orang lainnya, baik yang berpperan sebagai penerima maupun pemberi.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X