Kedatangan KRI Soeharso 990 yang mampu Produksi Oksigen, Kebutuhan Pasien Covid-19 Aman

- Rabu, 28 Juli 2021 | 19:40 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat langsung produksi oksigen di KRI dr Soeharso 990 yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang. /Humas Pemprov Jateng/
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat langsung produksi oksigen di KRI dr Soeharso 990 yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang. /Humas Pemprov Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Kedatangan kapal perang rumah sakit terbesar di Indonesia, KRI dr Soeharso 990, kebutuhan oksigen pasien Covid-10 di Jateng aman.

Kapal perang rumah sakit ini sudah bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, dan mampu memproduksi oksigen hingga 150.000 liter per hari.

KRI dr Soeharso 990 memiiki oksigen generator, yang memproduksi oksigen secara mandiri sebanyak 20-25 tabung, masing-masing berkapasitas 6.000 liter per hari.

Baca Juga: Melarang Hajatan, Ganjar: Ijab Kabul Dulu, Resepsinya Diundur, kalau Mau Nyumbang lewat Rekening Saja

"KRI dr Soeharso ini merupakan kapal perang rumah sakit yang diperintahkan sandar di Semarang hari ini,'' kata Komandan Lanal Semarang, Kolonel Laut (P) Nazarudin, Rabu 28 Juli 2021.

Menurut Nazarudin, tujuannya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan oksigen khususnya bagi rumah sakit di masa pandemi.

Nazarudin menerangkan, KRI dr Soeharso 990, akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca Juga: Nikmatnya Anggota DPR RI Isoman di Hotel, Ray Rangkuti: Seharusnya Perlihatkan Solidaritas di Tengah Pandemi

"Kapal ini akan standby sampai terpenuhinya kebutuhan oksigen di Jateng. Jadi, tidak ada batas waktu," jelasnya.

Di Indonesia, lanjut Nazarudin, ada dua kapal perang rumah sakit yang bisa memproduksi oksigen secara mandiri.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X