Hendi Dukung Upaya Tangkap Pembunuh Pegawai Bapenda, Kapolrestabes Janjikan Pekan Ini Ditangkap

- Selasa, 20 September 2022 | 08:26 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Forkopimda ketika mengunjungi rumah pegawai Bapenda, Paulus Iwan Boedi Prasetyo yang dibunuh. /Dok Istimewa/
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Forkopimda ketika mengunjungi rumah pegawai Bapenda, Paulus Iwan Boedi Prasetyo yang dibunuh. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, meminta seluruh jajarannya, mendukung upaya pihak kepolisian agar bisa segera mengungkap dan menangkap pembunuh Paulus Iwan Boedi Prasetyo (51).

Pegawai Bapenda Kota Semarang yang menjadi saksi korupsi itu, dibunuh dan jenazahnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di semak belukar kawasan Pantai Marina.

''Saya juga minta kepada teman-teman Pemkot untuk bisa mensupport data yang dibutuhkan kepolisian untuk mengungkap kasus ini,'' harap Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang pada Senin, 19 September 2022.

Baca Juga: Pekerja Bangunan Ditangkap Polresta Banyumas, Cabuli Tiga Siswa SD di Sekolahnya

Hendi bersama jajaran Forkominda Kota Semarang, antara lain Kapolresrabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Dandim 0733/BS Letkol Hony Havana, juga mendatangi rumah Iwan Boedi guna menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada istri dan anaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi juga mengaku prihatin atas pembunuhan Iwan Boedi, yang di matanya pegawai Bapenda Kota Semarang itu, merupakan orang baik dan tidak neko-neko.

''Anak anak almarhum yang masih kuliah menjadi tanggung jawab kita. Syukur-syukur nantinya ada kesempatan untuk masuk ASN di lingkungan pemkot Semarang," ungkap Hendi, saat berada di rumah almarhum Iwan Boedi.

Baca Juga: Kericuhan Diduga Dilakukan Suporter Persijap dan Persiku, Bupati Kudus Minta Pembuat Onar Tanggung Jawab

Terkait hak-hak almarhum, lanjut Hendi, nantinya akan diselesaikan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang. Bahkan Hendi berencana mengumpulkan pegawai Pemkot bergotong royong membantu keluarga almarhum.

''Nanti untuk hak korban akan diselesaikan oleh BKPP, terkait dengan gaji dan lainnya. Kalau memungkinkan, kawan-kawan akan gotong royong untuk membantu keluarga,'' tuturnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X