Hendi Kutuk Pembunuh Pegawai Bapenda Kota Semarang, Polisi Sebut Pengusutan Kasus Dugaan Korupsi Berlanjut

- Jumat, 16 September 2022 | 18:40 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. /Dok Istimewa/
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. /Dok Istimewa/

Kasus itu, kata Iqbal, terkait kegiatan pensertifikatan tanah fasum, fasos, dan utility dari PT KAL kepada Pemerintah Kota Semarang sebanyak delapan bidang di Kecamatan Mijen.

Baca Juga: Lakukan Penyisiran di Pantai Marina Semarang, Tim Gabungan Temukan Jam Tangan dan Potongan Tulang

''Status penanganan aduan masyarakat adalah pengumpulan bahan keterangan dalam rangka lidik. Penyelidik telah melakukan pengumpulan bahan keterangan dan klarifikasi

terhadap lebih dari dua orang, sejak akhir 2021 dan 2022 ini,'' jelas Iqbal kepada wartawan pada Jumat, 16 September 2022.

Menurutnya, lebih dari dua orang sudah dimintai keterangan untuk klarifikasi sejak akhir 2021 dan 2022, termasuk penyelidik sudah pernah bertemu dengan Iwan selaku analisis kebijakan muda dan juga atasannya.

Baca Juga: Najwa Shihab Kritik Gaya Hidup Mewah Polisi Tak Sebanding Gaji, Dibanjiri Komentar Netizen

''Didapat keterangan lisan dari saudara Iwan Budi, bahwa anggaran untuk proses pensertifikatan tahun 2010 tidak terserap seluruhnya, karena alasan teknis dan yang

bersangkutan bersedia memberikan keterangan, serta disepakati jadwal pemberian keterangan di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng pada hari Kamis, 25 Agustus 2022,'' jelas Iqbal.

''Namun pada Kamis, 25 Agustus 2022 sesuai surat undangan, saudara Iwan tidak hadir tanpa pemberitahuan,'' tambah Iqbal lagi.

Baca Juga: Festival Kota Lama di Semarang Mulai Digelar Bro, Berikut Ini Acaranya hingga 25 September 2022

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X