Lakukan Penyisiran di Pantai Marina Semarang, Tim Gabungan Temukan Jam Tangan dan Potongan Tulang

- Rabu, 14 September 2022 | 20:27 WIB
Potongan tulang dari mayat terbakar yang ditemukan Tim Gabungan di sekitar lokasi penemuan awal di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang. /Humas Polrestabes Semarang/
Potongan tulang dari mayat terbakar yang ditemukan Tim Gabungan di sekitar lokasi penemuan awal di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang. /Humas Polrestabes Semarang/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Petugas gabungan Ditreskrimum Polda Jateng dan Satreskrim Polrestabes Semarang, menemukan jam tangan dan potongan tulang dari mayat terbakar di Pantai Marina, Rabu 14 September 2022.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Dony Lombantoruan mengatakan, temuan itu didapat setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi mayat terbakar, juga dibantu Tim SARDa dan Satpol PP Kota Semarang.

"Ada sekitar 100 anggota gabungan, yang kita kerahkan menyisir di lokasi penemuan mayat yang terbakar. Kita gunakan alat seperti sabit dan alat potong rumput di lokasi yang penuh alang-alang di kawasan Pantai Marina,'' jelas Donny, usai temuan itu.

Baca Juga: Temuan Mayat di Pantai Marina Korban Mutilasi? Kapolrestabes Semarang: Tunggu Hasil Lab Forensik

Menurut dia, penyisiran dengan melibatkan banyak personel itu, dalam upaya menemukan barang bukti, yang diduga masih tertinggal di lokasi penemuan mayat terbakar.

Ia mengungkapkan, setelah dilakukan penyisiran hampir dua jam, tim gabungan menemukan jam tangan merk Cartier, yang saat ditemukan jarum jam menunjukan pukul 12.50, serta beberapa tulang diduga bagian tubuh dari mayat terbakar

''Arloji dan potongan tulang itu kita temukan dalam radius beberapa meter dari TKP penemuan mayat terbakar. Ini kita serahkan langsung Labfor Polda Jateng untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,'' paparnya.

Baca Juga: Pelaku Pelecehan Seksual Pegawai Toko Roti di Semarang Ditangkap, Ngaku Manfaatkan Waku Sedang Sepi

Donny menjelaskan, hingga kini sudah ada 14 orang yang diperiksa terkait temuan mayat terbakar yang diduga pegawai Bapenda, Paulus Iwan Boedi Prasetyo (51), saksi korupsi alih aset Pemkot Semarang.

''Sejauh ini pemeriksaan saksi masih 14 orang, terdiri dari pihak keluarga dari Iwan, rekan kerja maupun dari saksi, yang menemukan mayat terbakar pertama kali,'' jelas Donny.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X