Temuan Mayat yang Diduga Pegawai Bapenda Kota Semarang, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

- Sabtu, 10 September 2022 | 18:40 WIB
Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mencari bagian tubuh lainnya terkait temuan mayat hangus di Pantai Marina, Kota Semarang. /Humas Polrestabes Semarang/
Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mencari bagian tubuh lainnya terkait temuan mayat hangus di Pantai Marina, Kota Semarang. /Humas Polrestabes Semarang/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Polisi masih melakukan pendalaman kasus temuan mayat hangus di Pantai Marina, yang diduga pegawai Bapenda Kota Semarang bernama Paulus Iwan Boedi Prasetyo (51).

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, salah satu yang didalami yaitu penyebab kebakaran yang menyebabkan mayat itu hangus terbakar.

''Tim Labfor Semarang meneliti penyebab kebakaran. Apakah apakah sumber api berasal dari korsleting dari electrik (motor)-api tertutup atau api dari luar ,'' jelas Irwan, dalam keterangan pers pada Sabtu, 10 September 2022.

Baca Juga: Pemeriksaan Bharada E Gunakan Lie Detector Jujur, Ferdy Sambo Disebut Orang Terakhir Tembak Brigadir J

Seperti diketahui, dari berbagai barang bukti yang ditemukan di lokasi, dugaan identitas mayat mengarah pada Paulus Iwan Boedi Prasetyo (51), ASN Bapenda Kota Semarang yang hilang sejak 24 Agustus 2022 lalu.

''Walau begitu, untuk memastikan masih menunggu hasil test DNA, kalau sosok yang terbakar itu identik dengan Iwan Boedi,'' jelasnya.

Menurut Irwan, sejumlah saksi juga sudah diperiksa terkait temuan mayat tersebut, seperti pemilik lahan juga dimintai keterangan.

Baca Juga: Bus Pariwisata Hilang Kendali Tabrak Empat Mobil di Wonosobo, Enam Orang Tewas dan Dua Lainnya Luka

Tak cuma itu, katanya, karena identitas merujuk pada pegawai Bapenda Kota Semarang, maka pihak keluarganya dan rekan kerjanya juga dimintai keterangan untuk pendalaman.

Untuk diketahui, mayat dan motor hangus itu ditemukan di semak belukar lahan kosong kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, pada Kamis malam, 8 September 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X