Viral Ricuh Pembongkaran Jembatan Langgar Perda di Semarang, Kepala Satpol PP: Jadinya Jeruk Makan Jeruk

- Kamis, 8 September 2022 | 21:54 WIB
Kericuhan ketika dilaukan pembongkaran jembatan di Pusponjolo yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang. /Tangkapan Layar/Instagram.com/@andreli_48/
Kericuhan ketika dilaukan pembongkaran jembatan di Pusponjolo yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang. /Tangkapan Layar/Instagram.com/@andreli_48/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Pembongkaran jembatan di Pusponjolo melanggar Perda Kota Semarang, yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang sempat viral setelah diunggah akun Instagram @andreli_48.

Unggahan dalam bentuk video di media sosial itu terlihat adanya dugaan pemukulan terhadap Lurah Caben yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol PP Kota Semarang.

''Oknum Satpol PP diduga melakukan pemukulan kepada lurah di Banjir Kanal Barat,'' tulis akun andreli_48.

Baca Juga: Meski Melanggar Perda Kota Semarang, Warga Pusponjolo Timur Gelar Aksi Tolak Bongkar Jembatan

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengelak, salah satu anggotanya melakukan pemukulan terhadap Lurah Cabean, Semarang Barat.

''Itu hanya mendorong saja, tidak ada pemukulan,'' ungkap Fajar dalam keterangan kepada wartawan, Kamis, 8 September 2022.

Fajar menjelaskan, peristiwa kericuhan antara warga itu bermula ketika Satpol PP Kota Semarang melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang tak mempunyai izin.

Baca Juga: Warga Semarang Bikin Jembatan untuk Pribadi, Pemkot Minta Dibongkar dan Bangun Sarana Prasarana yang Rusak

''Kami membongkar itukan sudah sesuai dengan peraturan daerah (perda),'' jelas Fajar.

Menurut Fajar, ketika ada pembongkaran pihak Kelurahan dan Camat, tak seharusnya ikut berkomentar dan ikut campur, apalagi pembongkaran tersebut sudah sesuai Perda Kota Semarang.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X