Banyak Utang dan Masalah Keluarga, Dua Napi Sekaligus di Lapas Kelas I Semarang Tewas Gantung Diri,

- Kamis, 8 September 2022 | 11:05 WIB
Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng, Supriyanto. /Dok Istimewa/
Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng, Supriyanto. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Dua napi (narapidana) sekaligus, diketahui tewas akibat gantung diri di penjara Lapas Kelas I Semarang pada Selasa dini hari, 6 September 2022 sekira pukul 03.20 WIB.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng, Supriyanto, membenarkan kabar dua napi yang tewas akibat gantung diri itu. ''Ya betul, ada dua napi meninggal gantung diri,'' kata Supriyanto dalam keterangan pers, Rabu, 7 September 2022.

Supriyanto menjelaskan, dua napi tersebut adalah Aditya Wahyu Wijayanto asal Kabupaten Jepara, merupakan napi kasus penggelapan; dan Triyadi bin Jamin asal Kabupaten Wonogiri, napi kasus tindak pidana pembunuhan.

Baca Juga: Ketahuan Beli Solar Subsidi untuk Buldozer Proyek, Warga Sukoharjo Ditangkap Polisi

''Kedua napi gantung diri menggunakan sarung yang digantungkan di teralis kamar mandi,'' paparnya.

Dia mengungkapkan, sarung yang digunakan untuk gantung diri adalah, sarung yang biasa digunakan untuk sholat.

Menurutnya, usai dinyatakan meninggal, jenazah kedua napi diserahkan kepada pihak keluarganya.

Baca Juga: Ayo Tetap Naik Bus Trans Semarang! Meski Harga BBM Naik, Tarif ke Segala Jurusan Enggak Naik Lurr

''Sudah diserahkan ke pihak keluarga. Tak ada tanda tanda kekerasan. Inafis Polrestabes Semarang juga sudah melakukan pemeriksaan,'' katanya.

Supriyanto menjelaskan, alasan kedua napi tersebut nekat gantung diri, yakni banyak utang dan masalah rumah tangga.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X