Diduga Depresi Takut Mati karena Terpapar Covid-19, Seorang Pekerja Pabrik Mengamuk

- Senin, 19 Juli 2021 | 20:08 WIB
Seorang warga Kampung Sidorejo, Tambangan, Mijen Semarang, mengamuk begitu mengetahui positif Covid-19. /Dok. TPD Kota Semarang/
Seorang warga Kampung Sidorejo, Tambangan, Mijen Semarang, mengamuk begitu mengetahui positif Covid-19. /Dok. TPD Kota Semarang/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com -Seorang pekerja pabrik mengamuk, usai dilakukan tes swab antigen dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Anggota Tim Penjangkauan Dinsos (TPD) Kota Semarang, Erna Nursandi mengatakan, orang tersebut diketahui warga Kelurahan Tambangan, Mijen, Semarang.

''Orang tersebut mengamuk ke warga sekitar tempat tinggalnya,'' kata Erna, Senin 19 Juli 2021, yang tak menyebutkan nama orang yang depresi itu.

Baca Juga: Minta Pemerintah Pusat agar Dengarkan Suara Rakyat Kecil, Ganjar Pranowo: Aku Ya Ora Tegel

Diduga warga yang tinggal di Kelurahan Tambangan, Mijen, Semarang itu mengalami depresi, lantaran positif Covid-19 seusai menjalani swab antigen.

"TPD diminta mendampingi kasus laporan dari Kecamatan Mijen, ada orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) yang meresahkan lingkungan, sering ngamuk dan melakukan kekerasan," kata Erna Nursandi.

Erna mengatakan, kasus tersebut terungkap dari laporan Kecamatan Mijen yang diterima Kepala Seksi (Kasi) Tuna Susila dan Perdagangan Orang (TSPO), Dinsos Kota Semarang, Anggie Ardhitia.

Baca Juga: Polda Jateng dan Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu-sabu 1.002,21 Gram dari Malaysia

Menurut informasi, ODMK tersebut sudah berada di RSJD dr Amino Gondohutomo Semarang, namun pihak rumah sakit menolak dengan alasan ruangan sudah penuh.

"Pasien ditolak karena RSJ sudah penuh, karena itu pihak keluarga meminta bantuan Dinsos," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
X