Walikota Hendi MInta Penyembelihan Hewan Kurban Tidak Berkerumun, Cara Pemotongan Sesuai Ajaran Islam

- Senin, 19 Juli 2021 | 11:46 WIB
Ilustrasi Hewan Kurban. /Pexels/
Ilustrasi Hewan Kurban. /Pexels/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Satu hari lagi, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan oleh umat Islam yang berkurban.

Penyembelihan hewan kurban bisa dilangsungkan dalam tiga hari, masing 11 Zukhijah,12 Zulhijah dan 13 Zulhijah.

Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di saat PPKM darurat diberlakukan tidak diperbolehkan dengan cara berkerumun.

Adapun untuk pembagian dagingnya juga diminta panitia kurban untuk bisa mengantar daging kurban dari rumah ke rumah.

Baca Juga: BIN Gelar Vaksinasi Gratis Door to Door di Kota Semarang, Masyarakat Senang Tak Perlu Antre

Diperketatnya pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tak lain untuk mencegah agar tidak terjadinya klaster baru penyebaran virus Covid-19 di Kota Semarang.

Hal ini seperti ditegaskan oleh Wali Kota Semarang, Hendi Prihadi, pemerintah kota telah mengeluarkan tata cara pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh panitia maupun perorangan.

''Intinya tidak boleh terjadi kerumunan pada penyembelihan hewan kurban. Penyembelihan bisa dilakukan di tempat pemotongan hewan. Kalau mau melakukan sendiri, ya jangan sampai ada kerumunan dan protokol kesehatan ketat wajib dilakukan,'' tegas Hendi, sapaan Wali Kota Semarang, Senin, 19 Juli 2021.

Baca Juga: Hendi Berharap Tidak Terjadi Klaster Baru Covid Saat Idul Adha, Pembagian Daging Dari Rumah ke Rumah

Sementara, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 20 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Berbagai Sumber

Terkini

X