Aksi Mahasiswa di Semarang Tolak Kenaikan BBM, Diwarnai Bakar Ban Bekas

- Kamis, 1 September 2022 | 22:13 WIB
Para pendemo menyuarakan aksinya dari truk untuk menolak kenaikan BBM yang dijaga polisi di depan Gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis, 1 September 2022. /Dok Istimewa/
Para pendemo menyuarakan aksinya dari truk untuk menolak kenaikan BBM yang dijaga polisi di depan Gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis, 1 September 2022. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Aksi demo menolak kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) yang dilakukan massa mahasiswa dari HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia) dan GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) diwarnai kericuhan.

Kericuhan itu terjadi, saat mereka yang melakukan aksi membakar ban bekas di depan Gedung DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang pada Kamis sore, 1 September 2022.

Para pendemo yang mulai berdatangan sekitar pukul 14.00 WIB, menyuarakan aspirasinya melalui mobil komando.

Baca Juga: Polres Temanggung Tangkap Dua Pelaku Penimbunan Solar, Rugikan Negara hingga Rp2,7 Miliar

Aksi pun sempat memanas, ketika massa mahasiswa mulai membakar ban bekas hingga menjadi perhatian polisi yang berjaga.

Polisi yang berada di belakang kawat berduri, sempat berkali-kali meminta agar api dimatikan.

Namun para pendemo tak menggubris, bahkan mereka tetap merangsek masuk dengan menginjak kawat berduri, meminta bertemu dengan pimpinan DPRD Jateng.

Baca Juga: Kabar Duka! Istri Ulama NU dan Tokoh PPP Almarhum Maimoen Zubair, Heni Maryam Meninggal Dunia

Polisi melalui pengeras suara, juga sempat mengancam akan menindak Korlap Aksi, jika tidak bisa mengendalikan massa aksi.

Akibatnya, cekcok antara Polisi dan massa dari mahasiswa pun terjadi di tengah aksi itu.

Terlebih, di sela-sela massa aksi ada pria yang tiba-tiba masuk ke barisan massa mahasiswa, dan memaki-maki para pendemo, namun segera diamankan oleh polisi dengan baret biru.

Baca Juga: Tewasnya Penjual Nasi Goreng Pembunuhan Berencana, Adik dan Ayah Korban Dibekuk Polres Tegal

Ketua HMI Cabang Semarang, Ilham Rosyid Hasibuan mengatakan, pihaknya membawa enam tuntutan pada aksi ini, dan menginginkan Ketua DPRD Jateng turun langsung mendengar aspirasi mereka.

Hanya saja, hingga aksi berakhir sekira pukul 17.20 WIB, Ketua DPRD Jateng tak kunjung terlihat.

''Pertama menolak kenaikan harga BBM, kedua menolak kenaikan tarif dasar listrik, ketiga berantas mafia migas, keempat tunda pengesahan

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X