Terkait Idul Adha 1442 Hijriyah di Masa PPKM Darurat, Pemkot Semarang Keluarkan SE Qurban

- Kamis, 15 Juli 2021 | 18:32 WIB
Ilustrasi hewan kurban. /PIXABAY/Alexas_Fotos
Ilustrasi hewan kurban. /PIXABAY/Alexas_Fotos

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah Kota Semarang mengeluarkanr regulasi tentang tata laksana penyembelihan hewan saat Hari Raya Idul Adha 1422 Hijriah di masa pandemi Covid-19.

Regulasi tersebut dikeluarkan dalam bentuk Surat Edaran (SE) Qurban.

Melalui surat tersebut, pemerintah setempat mengimbau bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah qurban, untuk dapat melaksanakan penyembelihan di rumah pemotongan hewan (RPH) Kota Semarang.

Baca Juga: Larangan Warga Solo Isoman di Rumah Memantik Pertanyaan: Di Manakah Gibran Melakukan Isoman?

Namun, jika memang tetap akan melaksanakan penyembelihan di masing-masing masjid, maka surat edaran Qurban mengatur, untuk masyarakat dilarang menonton prosesi penyembelihan agar tidak menimbulkan kerumunan.

Masyarakat cukup mempercayakan penyembelihan hewan Qurban pada panitia Qurban.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan, surat edaran Qurban itu dibuat untuk meminimalisasi penularan Covid-19 saat pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban.

Baca Juga: Lagunya Welcome to Indonesia Nyentil Oknum Pemerintah, Kiky Saputri: Agar Gak Ngerugiin Rakyat

“Saya rasa begitu. Untuk membuat acara, orang yang berkumpul dengan kita harus swab dulu. Itu pasti lebih aman,” ujar Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang pada Rabu, 14 Juli 2021.

Selain itu, surat edaran Qurban juga mengatur sejumlah persyaratan jika masyarakat akan menyembelih hewan Qurban di lingkungan masjid.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Info SemarangRaya.com

Tags

Terkini

X