Pemadaman Lampu di Semarang, Jantung Kota Gelap Gulita, Wali Kota : Berharap Aktivitas Masyarakat Berkurang

- Selasa, 13 Juli 2021 | 06:43 WIB
Ilustrasi pemadaman Lampu jalan di Kota Semarang /Hening Prihatini
Ilustrasi pemadaman Lampu jalan di Kota Semarang /Hening Prihatini

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Hari pertama, 12 Juli 2021 pukul 20.00 hingga Selasa, 13 Juli 2021 pukul 05.00 pagi, seluruh lampu penerangan jalan di Kota Semarang dipadamkan.

Pemadaman lampu guna menekan mobilitas masyarakat berdampak pada jantung Kota Semarang menjadi gelap gulita.

Semalam, Semarang bagai kota mati. Kawasan Simpanglima sebagai jantung kota tak ada lagi gemerlapnya lampu warna warni, seperti biasanya.

Baca Juga: Penyebaran Covid-19 di Semarang Turun, Kapolrestabes: Jangan Lengah, Tetap Prokes Ketat

Tak terlihat ada kegiatan di kawasan Simpanglima, hanya beberapa petugas kepolisian terlihat melakukan penjagaan dengan berpatroli di sekeliling Simpanglima.

Pemadaman lampu penerangan jalan tidak saja terjadi di Simpanglima, namun juga di sejumlah jalan di Kota Semarang.

Pemadaman lampu akan dilakukan hingga masa pemberlakukan PPKM darurat selesai yaitu tanggal 20 Juli 2021 mendatang.

Baca Juga: PMI Kota Semarang Kekurangan Stok Darah Plasma Konvalesen, Pasien Covid-19 Bingung

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengaku pemadaman lampu PJU sengaja dilakukan untuk mengurangi aktivitas masyarakat di malam hari selama pemberlakukan PPKM Darurat.

“Kami juga akan menguatkan pemantauan pagi hingga malam hari termasuk di atas pukul 20.00, serta mengurangi cahaya lampu – lampu penerangan jalan umum untuk kemudian aktivitas dapat semakin dikurangi,” ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa, 13 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Info SemarangRaya.com

Tags

Terkini

X