Kasus Covid-19 Kota Semarang Masih Tinggi, Hendi Tambah Karantina di MHC 100 Tempat Tidur

- Sabtu, 26 Juni 2021 | 16:14 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau lokasi karantina pasien Covid-19 di Miracle Healing Center, Jumat 25 Juni 2021. /Redaksi
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau lokasi karantina pasien Covid-19 di Miracle Healing Center, Jumat 25 Juni 2021. /Redaksi

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Kota Semarang kembali menambah tempat karantina pasien Covid-19 di Miracle Healing Center (MHC), yang siap digunakan mulai Jumat 25 Juni 2021.

Bangunan yang berada di Kawasan Marina Semarang ini memiliki 100 tempat tidur untuk karantina pasien covid-19.

Tempat karantina MHC, merupakan bantuan dari Yayasan Mentari Harapan Bangsa yang menghibahkan pengelolaannya sementara, untuk bisa digunakan sebagai tempat karantina.

Baca Juga: Polisi Periksa 8 Orang Dalam Kasus Jogetan Tanpa Masker di Grobogan, Kasat Reskrim Pastikan Ada Sanksi

"Ini merupakan representasi dari konsep bergerak bersama dan kolaborasi yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat. Perjalanan masih panjang, pandemi Covid-19 belum selesai," ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meresmikan MHC, Jumat 25 Juni 2021.

Yayasan Mentari Harapan Bangsa, merupakan satu dari tiga pihak yang ikut menyediakan tempat karantina.

Ini sebagai upaya untuk mengatasi tingginya angka Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit yang angkanya sudah mencapai lebih dari 90 persen.

Baca Juga: Pelayanan untuk Pasien Covid-19 Tak Memuaskan, Hendi Minta: Laporkan!

Di Asrama Mahasiswa UIN Walisongo Ngaliyan disediakan 200 tempat tidur sebagai tempat karantina pasien Covid-19.

Kemudian sebanyak 90 tempat tidur di wilayah Wonolopo, Mijen, tepatnya di Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat Unimus.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Info SemarangRaya.com

Tags

Terkini

Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
X