Bagian Kokpit Rusak, Lion Air Boeing 737-900 ER Batal Terbang, Sejumlah Penumpang Minta Uang Kembali

- Kamis, 24 Juni 2021 | 18:28 WIB
Pesawat Lion batal terbang dengan rute Semarang-Jakarta. detic.com
Pesawat Lion batal terbang dengan rute Semarang-Jakarta. detic.com

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Pesawat Lion Air Boeing 737-900 ER bernomor registerasi PK-LFO dengan rute Semarang-Jakarta tidak jadi diterbangkan.

Hal ini mengingat pesawat tersebut mengalami kerusakan pada bagian kokpitnya.

Peristiwa ini membuat puluhan penumpang yang akan ke Jakarta harus tertahan selama kurang lebih 8 jam di Bandara Internasional Jendral Ahamd Yani Semarang, Rabu, 23 Juni 2021.

Setelah tertahan kurang lebih 8 Jam, Penumpang baru bisa diberangkatkan ke Jakarta dengan menumpang pesawat pengganti bernomor seri JT-5001.

Baca Juga: Tingkatkan Kinerja Anggota, Polda Jateng Bangun Rumah Susun Asrama Brimob

Penundaan penerbangan (delay) terjadi pada Rabu (23/6/2021) kemarin menyebabkan pesawat Boeing 737-900ER bernomor registrasi PK-LFO yang akan diterbangkan, akhirnya diganti dengan pesawat bernomor seri JT-5001.

Coorporate Communications Strategic Of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan semula pesawat Lion Air berpenumpang 187 orang dan tujuh kru dijadwalkan terbang dari Bandara Ahmad Yani Semarang jam 07.00 WIB pagi dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang pada jam 08.00 WIB.

Namun ketika menyiapkan penerbangannya, pihak Lion Air memilih menunda keberangkatan lantaran pesawat Boeing 737-900ER dengan nomor registrasi PK-LFO muncul indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen pesawat (brake pressure indicator) perlu dicek lebih lanjut.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan sehingga rencana perjalanan udara pada penerbangan JT-505 terganggu," kata Danang, Kamis (24/6/2021).

Saat proses pengecekan berlangsung, katanya manajemen maskapainya menyatakan perbaikan butuh waktu yang signifikan. Terlebih lagi, pihaknya mesti mendatangkan langsung spare part dari kantor pusatnya di Jakarta.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Lion Air

Terkini

X