20 RS Rujukan Penuh, Hendi Buka Tempat Karantina Baru untuk Pasien Covid-19

- Minggu, 20 Juni 2021 | 17:29 WIB
TEMPAT TIDUR: Tempat tidur untuk pasien Covid-19 disiapkan di Balai Diklat kota Semarang, Ketileng, belum lama ini. Foto: SMN/Hendra Setiawan (Hendra Setiawan)
TEMPAT TIDUR: Tempat tidur untuk pasien Covid-19 disiapkan di Balai Diklat kota Semarang, Ketileng, belum lama ini. Foto: SMN/Hendra Setiawan (Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Sebanyak 20 Rumah Sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 dan tempat karantina di Kota Semarang hampir penuh.

Masing-masing rumah sakit memiliki Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 80 persen, bahkan ada yang mendekati 100 persen.

Hanya satu yang masih 78 persen, yakni RS Jiwa Amino Gondohutomo.

Rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini, baru dibuka pekan lalu sebagai RS Darurat rujukan pasien Covid-19.

Baca Juga: UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia per Minggu 20 Juni 2021, Tembus 13.000 Pasien dalam Sehari

Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi, bergerak cepat dengan menambah tempat tidur bagi pasien Covid dan membuka tempat karantina baru.

Ini untuk mengantisipasi tingginya angka BOR di beberapa rumah sakit rujukan dan ruang isolasi di kota Semarang,

''Saat ini rata-rata BOR di Kota Semarang di atas 80 persen, bahkan ada beberapa rumah sakit yang mendekati 100%,'' ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Baca Juga: Dr. Faheem Younus Soroti Melonjaknya Covid-19 di Indonesia: Tes Begitu Rendah

Disampaikannya, pekan ini sudah membuka 100 kamar tidur di Balai Diklat Kota Semarang yang ada di Ketileng. Pekan depan, persiapan membuka 400 kamar tidur lagi.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: SM Network

Tags

Terkini

Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
X