Terseret Ombak Pantai Parangtritis, Pelajar SMK Ibu Kartini Semarang hingga Kini Belum Ditemukan

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:21 WIB
Ilustrasi Tim SAR Gabungan saat menyusuri Pantai Parangtritis, Bantul, DIY saat korban terseret ombak pada Senin, 15 Agutus 2022. /Dok Tim SAR Parangtritis/
Ilustrasi Tim SAR Gabungan saat menyusuri Pantai Parangtritis, Bantul, DIY saat korban terseret ombak pada Senin, 15 Agutus 2022. /Dok Tim SAR Parangtritis/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Hingga kini pelajar SMK Ibu Kartini, Semarang, yang terseret ombak Pantai Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, DIY, belum ditemukan.

Korban bernama Catur Prasetya (17) hilang terseret ombak, saat bermain air bersama temannya dari rombongan sekolah tersebut pada Senin, 15 Agustus 2022, namun temannya bisa terselamatkan.

Wakil Kepala (Wakepsek) SMK Ibu Kartini, Semarang, Subagyo Subali mengatakan, pihaknya setiap 2 jam selalu cek ke Tim SAR tapi sampai saat ini belum ada kabar.

Baca Juga: Dua Pelajar Semarang Terseret Ombak Parangtritis, Seorang dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

''Yang terseret arus atas nama Catur Prasetya kelas XII jurusan Rekayasa Perangkat Lunak,'' jelas Subagyo dalam keterangannya kepada wartawan di sekolah tersebut Jalan Imam Bonjol, Semarang, Selasa, 16 Agustus 2022.

Menurutnya, peritiwa itu terjadi setelah para siswa menjalani kunjungan industri di Jogja, dan tiba di Pantai Parangtritis sekitar pukul 14.30 WIB, pada Senin, 15 Agutusu 2022.

''Kunjungan industri itu kan mulai pukul 10.00 selesai pukul 13.00, ada yang sampai pukul 14.00, lalu dari tiga jurusan dengan kunjungan yang berbeda,

sepakat ketemu di Parangtritis. Jadi, kami masuk Parangtritis sekitar pukul 14.30,'' paparnya.

Baca Juga: Buntut Tewasnya Seorang Korban Tawuran Antargangster, Polres Kendal Tangkap Dua Tersangka

Catur dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Parangtritis sekitar pukul 15.30 WIB, saat bersama dua orang temannya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X