Tersangka Maling Uang Rakyat Surya Darmadi, Skandal Korupsi Terbesar di Indonesia

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:53 WIB
Ilustrasi korupsi. /Pixabay/
Ilustrasi korupsi. /Pixabay/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Tersangka maling uang rakyat, Surya Darmadi yang saat ini masih diburu Kejaksaan Agung (Kejagung), merupakan skandal korupsi terbesar sepanjang sejarah di Indonesia.

Maling uang rakyat, Surya Darmadi yang merupakan pemilik PT Duta Palma Group, terbelit kasus dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan kawasan hutan di Indragiri, Hulu, Riau, dengan nilai mencapai Rp73 triliun.

Kasus korupsi di Indonesia dengan nilai triliunan rupiah, bukan kali pertama terjadi, bahkan pejabat yang bersekongkol dengan pengusaha menggarong uang rakyat sudah sering terjadi.

Baca Juga: Maling Uang Rakyat Rp73 Triliun Buron, Proses Hukum Tersangka Surya Darmadi Secara In Absentia

Lima dari empat skandal korupsi terbesar pun, terungkap di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), meskipun tindak pidana tersebut tidak semuanya terjadi di era Jokowi.

Berikut ini dihimpun dari berbagai sumber, lima kasus korupsi kakap di Indonesia yang merugikan negara triliunan rupiah:

1. Lahan Hutan Indragiri Hulu
Terbaru, kasus dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan kawasan hutan di Indragiri Hulu, Riau, kerugian yang dialami negara menjadikan kasus ini sebagai kasus korupsi terbesar sepanjang sejarah di Indonesia.

Baca Juga: Warga di Demak Temukan Kardus Berisi Mayat Wanita, Polisi Telusuri Identitasnya

''Menimbulkan kerugian keuangan negara dan perekonomian negara berdasarkan hasil perhitungan ahli dengan estimasi kerugian sebesar Rp78 triliun,'' tutur Jaksa Agung, ST Burhanuddin kepada wartawan pada Senin, 1 Agustus 2022 lalu.

Saat ini, dua orang tersangka maling uang rakyat itu masih belum dilakukan penahanan, yaitu Raja Thamsir Rachman (RTR) selaku Bupati Kabupaten Indragiri Hulu periode 1999-2008, dan Surya Darmadi (SD) selaku Pemilik PT Duta Palma Group.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
X