Lima Anggota Geng BK Diringkus Polrestabes Semarang, Keroyok Korban Luka Parah Dibacok Celurit

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 21:14 WIB
Lima anggota geng BK yang menjadi pelaku pengeroyokan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat, 5 Agustus 2022. /Dok Istimewa/
Lima anggota geng BK yang menjadi pelaku pengeroyokan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat, 5 Agustus 2022. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Lima pelaku pengeroyokan menggunakan senjata tajam terhadap tiga mahasiswa Universitas Martim AMNI Semarang, berhasil dibekuk polisi.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengungkapkan, peristiwa pengeroyokan terjadi di Jalan dr Cipto, Semarang pada Minggu, 31 Juli 2022 lalu.

Ia mengatakan, akibat pengeroyokan, seorang korban bernama Yulius Agung (19) warga Tayan Hulu, Kalimantan Barat, kondisinya kritis terkena bacokan sajam jenis celurit di bagian kepala.

Baca Juga: Pengekspor Biji Kokain Ditangkap Polda Metro Jaya, Hasil Tanaman di Rumahnya Sejak 2003

Selain itu, tambahnya lagi, dua rekannya bernama Kori Andika (21) dan Bayu Wahana S (19) sempat menyelamatakan diri, tak urung mengalami luka lebam-lebam di tubuhnya.

''Lima pelaku merupakan anggota geng BK, sementara itu 15 orang lainnya hingga kini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO),'' jelas Irwan didampingi didampingi Wakapolrestabes AKBP Yuswanto Ardi dan Kasat Reskrim AKBP Dony Lombantoruan dalam keterangan pers Jumat, 5 Agustus 2022.

Menurut Irwan, lima tersangka pengeroyokan yang berhasil ditangkap yaitu Ramadhani Wibi S (21), M Amirul Adli Zakka, Aziz Saputa N (22), DC (17), dan AWC (16).

Baca Juga: Embun Es Muncul Lagi di Dataran Tinggi Dieng, Wisatawan Mulai Menunggu Datangnya Fenomena Alam Ini

''Kelompok geng ini, sebelumnya pesta miras di kawasan Pasar BK, Semarang Barat. Setelah itu, menggunakan 10 sepeda motor berkeliling untuk mencari musuh,'' ungkap Irwan.

Ketiga korban, katanya lagi, saat itu habis makan nasi goreng di Jalan Thamrin, namun saat melintas di Kampung Kali diteriaki para pelaku yang berjumlah lebih kurang 20 orang.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X