Perlintasan KA di Kemijen Rawan Kecelakaan, PT KAI Daop 4 Semarang: Kewenangan Pemkot

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:54 WIB
Pelintasan KA tanpa palang pintu di Jalan Cilosari Dalam, Kemijen, Kota Semarang dalam setahun terjadi enam kecelakaan. /Dok Istimewa/
Pelintasan KA tanpa palang pintu di Jalan Cilosari Dalam, Kemijen, Kota Semarang dalam setahun terjadi enam kecelakaan. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - PT KAI Daop 4 Semarang menyebutkan, perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Jalan Cilosari Dalam, Kemijen, Kota Semarang, memang rawan kecelakaan.

Catatan PT KAI Daop 4, dalam setahun ini sudah enam kali memakan korban jiwa, terakhir korban seorang pengendara motor tewas, akibat tersambar KA pada Selasa lalu, 2 Agustus 2022.

''Perlintasan Cilosari yang kemarin memakan korban itu adalah korban keenam dalam kejadian di situ setahun ini,'' kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyanto, dalam keterangan kepada wartawan, Kamis, 4 Agustus 2022.

Baca Juga: Cacar Monyet Sudah Masuk ke Indonesia, Ketua Satgas IDI Minta Jangan Anggap Enteng

Menurutnya, setiap perlintasan tanpa palang memang rawan terjadi kecelakaan, karena per hari kereta yang melalui jalur Daop 4 Semarang mencapai sekitar 68 kereta.

''Kalau kereta api yang melintas di Daop 4 itu penumpang dan barang sekitar 68. Bayangkan saja, 68 per hari risikonya kan sudah sangat tinggi,'' jelasnya.

Terlebih, jelasnya lagi, saat ini kereta api melaju dengan kecepatan lebih dari 100 km per jam, sehingga setiap perlintasan dinilai perlu ada penjagaan.

Baca Juga: Cacar Monyet di Jateng, Menkes: Sudah Dilakukan Penelusuran Kontak Erat Pasien

Ia mengatakan, selain perlintasan KA di Kemijen, masih ada sejumlah perlintasan lain di Kota Semarang, yang tidak ada penjagaan.

Bahkan, sambungnya, bersebelahan dengan perlintasan Kemijen, ada satu perlintasan KA lain yang juga tanpa palang pintu.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X