Tinggal di Kawasan Rawan Kecelakaan, Tangan Sapto Setiyanto Jadi Sering Menolong Korban

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 12:56 WIB
Sapto Setiyanto, warga Jomblang Legok, Tanah Putih Semarang, yang menjadi saksi pertama dan menolong korban kecelakaan truk tangki Pertamina, Selasa, 2 Agustus 2022. /Dok Istimewa/
Sapto Setiyanto, warga Jomblang Legok, Tanah Putih Semarang, yang menjadi saksi pertama dan menolong korban kecelakaan truk tangki Pertamina, Selasa, 2 Agustus 2022. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Sapto Setiyanto (47), warga Jalan Jomblang Legok, Candisari, Kota Semarang, ternyata tak hanya sekali menolong korban kecelakaan.

Tempat tinggal Sapto di dekat turunan jalan di Kawasan Tanah Putih Kota Semarang yang rawan terjadi kecelakaan, membuat tangannya mulia untuk menolong orang.

Pria baruh baya yang juga relawan dari Forum Potensi Relawan Semarang (FPRS) itu, sering membantu orang dari berbagai kecelakaan, termasuk saat pandemi Covid 19 berlangsung.

Baca Juga: Truk Tangki Nyungsep di Tanah Putih Semarang, Kernet Meninggal dan Dua Orang Mengalami Luka

Tak hanya ikut menolong dalam peristiwa kecelakaan truk tangki milik Pertamina yang nyungsep di Kawasan Tanah Putih, Jalan dr Wahidin, Kota Semarang pada Selasa malam, 2 Agustus 2022.

Sapto juga mengaku, pernah menolong korban kecelakaan Bus PO Nugroho yang terjadi pada tahun 2013 di sekitar lampu traffic light Tanah Putih, juga merenggut nyawa korban.

''Saya yang bawa pertama ke Rumah Sakit Roemani. Ada yang terlempar di jalanan, karena busnya rem blong. Banyak anak sekolah yang nangis-nangis,'' katanya, Selasa, 2 Agustus 2022, usai menolong korban kecelakaan truk tangki Pertamina.

Baca Juga: Diskominfo Kota Semarang Mendata Warga yang Berhak Bantuan STB Gratis, Apa Anda juga Kebagian?

Ya, Sapto adalah orang pertama saksi kejadian kecelakaan truk tangki Pertamina yang nyungsep di Kawasan Tanah Putih, Kota Semarang, hingga menyebabkan kernet meninggal, sopir dan pengendara motor mengalami luka.

Sapto pun menceritakan, saat terjadi kecelakaan pada Selasa petang, 2 Agustus 2022 itu, baru saja melaksanakan sholat maghrib, namun saat hendak masuk rumah mendengar suara hantaman keras di pinggir jalan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
X