Korban Penembakan, Kini Istri Anggota TNI Didampingi Lembaga Perlindungan Saksi Korban

- Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:12 WIB
Ketika Tim Gabungan TNI dan Polri melakukan olah TKP lanjutan di lokasi penembakan istri TNI di Semarang, Kamis lalu, 21 Juli 2022. /Dok Istimewa/
Ketika Tim Gabungan TNI dan Polri melakukan olah TKP lanjutan di lokasi penembakan istri TNI di Semarang, Kamis lalu, 21 Juli 2022. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Istri anggota TNI, Rina Wulandari (34) yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal didampingi Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK).

Sebelumnya, istri anggota TNI itu ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya di Jalan Cemara 3, Banyumanik, Semarang, usai pulang menjemput anaknya sekolah pada Senin, 18 Juli 2022.

Korban yang tertembak di bagian perutnya, setelah menjalani operasi mengeluarkan peluru, kini masih dirawat di rumah sakit dan mendapat penjagaan ketat dari TNI dan Polri.

Baca Juga: Kasus Penembakan Istri TNI di Semarang, Jenderal Andika Sebut Suami Korban Diduga Terlibat

''Terkait keadaan korban saat ini masih berada di rumah sakit dan kondisi semakin membaik pascaoperasi serta dijaga ketat oleh TNI-Polri,'' kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro, Letkol Inf Bambang Hermanto, dalam keterangannya, Sabtu, 23 Juli 2022.

Selain itu, kata Kapendam lagi, korban juga mendapat pendampingan dari tim Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

Tim gabungan TNI dan Polri juga telah mengungkap beberapa temuan baru berdasarkan olah TKP, yang di antaranya mengerucut pada motif, modus, dan identifikasi pelaku.

Baca Juga: Empat Pelaku Penembakan Istri TNI di Semarang Ditangkap, Polisi Belum Sebutkan Namanya

Berdasarkan temuan itu juga didapatkan dugaan adanya aktor intelektual di balik insiden tersebut.

''Peristiwa penembakan tersebut diduga sudah direncanakan, berdasarkan temuan hasil olah TKP dan ditemukan adanya aktor intelektual,'' kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X