Warga Sukarela Dites Swab, HKTI Catat 50 Peserta Positif Covid-19

- Jumat, 18 Juni 2021 | 17:33 WIB
LAKUKAN TES : Petugas kesehatan melakukan tes swab kepada warga di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (18/6). Foto: SMN/Eko Fataip (Eko Fataip)
LAKUKAN TES : Petugas kesehatan melakukan tes swab kepada warga di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (18/6). Foto: SMN/Eko Fataip (Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Puluhan warga secara sukarela mengikuti tes swab antigen yang difasilitasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Perempuan Jateng dan PT Harsen Laboratories di Kantor Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (18/6).

Ketua HKTI Perempuan Jateng, Nur Faisah menyebut, pihaknya mencatat 50-an peserta terkonfirmasi positif dari pelaksanaan tes yang sudah dilakukan sebelumnya di Kecamatan Pedurungan, Gayamsari, dan Semarang Timur.

"Total yang kami sediakan di empat kecamatan 400 pax tes. Sedang jumlah warga yang positif itu belum termasuk hasil dari yang kami laksanakan hari ini (kemarin-Red) di Kelurahan Gedawang. Sehingga kemungkinan yang positif masih bisa bertambah," kata Nur saat kegiatan yang digagas Ketum HKTI, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko tersebut.

Baca Juga: Toyota Bakal Luncurkan Land Cruiser Generasi Terbaru di Indonesia

Warga yang kedapatan positif diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Sebagian besar dari mereka tidak menunjukkan gejala.

Selanjutnya, HKTI akan memantau perkembangan kesehatan mereka, khususnya yang terkonfirmasi positif.

"Khusus yang positif, kami akan melakukan tes ulang. Kami akan memantau terus dan bertangung jawab terhadap warga sampai benar-benar sembuh atau negatif covid," ujarnya.

Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi Digeser, Cuti Bersama Natal Dihapus

Sementara itu, Lurah Gedawang Poerwa Kasmanto menyatakan, pihaknya hingga kini masih terus melakukan upaya-upaya pencegahan dalam menekan penyebaran covid agar tidak makin meluas di wilayahnya.

Di antaranya dengan menggelar kegiatan penyemprotan disinfektan di masing-masing RT secara berkala maupun insidental. Penyemprotan dilakukan secara mandiri, dan dibantu dari pihak kelurahan.

"Kami koordinasi dengan Puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mendata warga. Untuk tes swab kami lakukan di Puskesmas. Kami juga terus menyerukan kepada warga agar tidak mengabaikan protokol kesehatan," paparnya.

Poerwa mengakui, sebagain besar warga sudah sadar dan peduli akan penerapan protokol kesehatan. Hanya sebagian kecil warga yang masih abai, terutama mereka yang masih anak muda.

Adapun berkaitan dengan vaksinasi, ia memastikan seluruh staf kelurahan dan masing-masing perangkat RT serta sebagian lansia sudah menjalani.

Halaman:
1
2

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: SM Network

Tags

Terkini

X