Penyelidikan Polisi Terkait Penembakan Istri TNI, Senjata Pelaku Bisa Keluarkan Selongsong Peluru

- Selasa, 19 Juli 2022 | 20:03 WIB
Lokasi penembakan istri TNI, di depan rumah korban Jalan Cemara, Banyumanik, Semarang. /Dok Istimewa/
Lokasi penembakan istri TNI, di depan rumah korban Jalan Cemara, Banyumanik, Semarang. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Polisi hingga kini terus melakukan penyelidikan, terkait kasus penembakan istri anggota TNI berinisial R (34) di depan rumahnya Jalan Cemara 3, Banyumanik, Semarang, Senin siang, 18 Juli 2022.

Terkini, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, menyebutkan, ciri-ciri peluru yang ditembakkan oleh pelaku, yang ditemukan saat olah TKP yaitu 2 selongsong dan 1 proyektil.

''Artinya ada 2 kali tembakan, itu diperkuat dengan satu proyektil yang bersarang di tubuh korban,'' ungkap Irwan dalam keterangan pers, Selasa, 19 Juli 2022.

Baca Juga: Kasus Penembakan Istri TNI di Banyumanik, Kapolrestabes Semarang: Sudah Direncanakan, Motifnya Belum Diketahui

Dari penemuan itu, Irwan menyimpulkan, dugaan sementara bahwa senjata yang digunakan pelaku penembakan istri TNI itu, bisa mengeluarkan selongsong peluru.

Disinggung soal senjata yang digunakan pelaku merupakan rakitan atau tidak? Irwan mengatakan, masih menunggu penyelidikan lebih lanjut.

''Nanti kalau penyelidikan sudah matang akan diketahui jenis senjatanya,'' imbuhnya.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Penembakan Istri TNI di Banyumanik Semarang, Terekam CCTV Pelaku Berjumlah Empat Orang

Ia juga mengatakan, ciri-ciri pelaku menggunakan motor Kawasaki Ninja dan Honda Beat tanpa pelat nomor.

''Kemudian pelaku menutup wajahnya dengan zebo dan helm, sehingga memang dengan tanda kutip perencanaan itu sudah terpenuhi,'' bebernya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X