Para Pelajar Senang Nih! PKL Boleh Dagang di Depan Sekolah, Asal Tak di Jalan Protokol Kota Semarang

- Selasa, 5 Juli 2022 | 17:35 WIB
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. /Dok Istimewa/
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Pemkot Semarang kembali mengizinkan para PKL (Pedagang Kaki Lima) berjualan di depan sekolah pada tahun ajaran baru 2022/2023.

Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, meski PKL sudah diperbolehkan berdagang di depan sekolah, namun tetap harus mematuhi aturan dan menjaga ketertiban umum.

Fajar juga menegaskan, para PKL tidak boleh berdagang dilarang berdagang di depan sekolah yang berada di jalan protokol Kota Semarang.

Baca Juga: Pedagang Antusias Sambut Jokowi di Pasar Peterongan Semarang, Senang Dapat Bantuan

''Kalau seperti sekolah itu di SMA 1 dan SMA 3, jelas dilarang berdagang, karena berada di pusat kota. Sejak awal sudah dilarang, dan ada peraturan walikotanya,'' jelas Fajar dalam keterangannya pada Senin, 4 Juli 2022.

Ia mengatakan, PKL boleh berjualan di sekolahan yang tidak berada di jalan protokol Kota Semarang, namun tetap harus menjaga ketertiban dan tidak boleh membuka lapak secara permanen.

''Misal mau berdagang cilok atau bakso, ya pakai gerobak aja. Selesai dagang kan bisa langsung pergi,'' jelasnya.

Baca Juga: Tito Karnavian Ditunjuk Menpan RB Ad Interim, mulai 4 Juli hingga 15 Juli 2022

Bahkan, sambung Fajar, Satpol PP memiliki tim khusus yang akan memantau dan mengawasi pergerakan PKL.

Nantinya, katanya lagi, jika ada yang nekat membuat lapak secara permanen di depan sekolah maka akan dibongkar.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X