Gelapkan Setoran BPJS Rp812 Juta, Anggota Satpol PP Kota Semarang Dipecat dan Jadi Tersangka

- Jumat, 24 Juni 2022 | 19:57 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan. /dok Istimewa/
Ilustrasi BPJS Kesehatan. /dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Seorang anggota Satpol PP Kota Semarang dipecat, lantaran menggelapkan uang setoran iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan pegawai non-ASN.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto membenarkan adanya tindak penggelapan uang mencapai Rp812 juta, yang dilakukan oleh salah satu anggotanya.

''Pelaku sudah dipecat dan sekarang ditangani polisi," ungkap Fajar dalam keterangannya pada Jumat, 24 Juni 2022.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Tegal Pindah Partai, Koalisi Pengusungnya Minta Undurkan Diri dari Jabatannya

Menurut dia, uang senilai Rp812 juta yang digelapkan itu terdiri dari uang setoran Rp 618 juta BPJS Ketenagakerjaan, dan Rp194 juta BPJS kesehatan.

''Totalnya ada lebih dari Rp800 juta,'' jelasnya.

Fajar membeberkan, sebelum akhirnya dipecat, pelaku berinisial HLK berpangkat golongan II/C bekerja sebagai bendahara pengeluaran pembantu (BPP).

Baca Juga: Tanggul Sungai Meduri Jebol Akibat Rob, Rumah Warga di Tiga Desa Kabupaten Pekolongan Kebanjiran

''Sejumlah staf sudah diperiksa secara internal,'' kata dia.

Menurut Fajar, dari pemeriksaan secara internal, ditemukan beberapa bukti yang menunjukkan adanya hal yang tak wajar terkait iuran BPJS yang mengarah ke HLK.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X