Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Masih Tergenang Rob, Ribuan Pekerja Kepikiran Biaya Servis Motor

- Selasa, 21 Juni 2022 | 22:05 WIB
Ribuan pekerja di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berjalan melewati banjir pada Selasa, 21 Juni 2022. /Dok Istimewa/
Ribuan pekerja di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berjalan melewati banjir pada Selasa, 21 Juni 2022. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Para pekerja di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, masih harus melalui genangan banjir akibat air laut pasang pada Selasa sore, 21 Juni 2022.

Sehari sebelumnya di kawasan tersebut genangan air lebih tinggi, hingga mencapai satu satu meter lebih.

Seperti di jalan kawasan Industri Lamicitra, genangan air masih setinggi lutut orang dewasa atau diperkirakan 30 sentimeter.

Baca Juga: Sebanyak 50 Bangkai Hewan Ternak Dibuang di Sungai Serang, Polres Semarang Akan Cari Pelakunya

Genangan air tidak hanya tersisa di jalan kawasan Lamicitra, namun di titik lain genangan terlihat di area masuk penumpang Pelabuhan Tanjung Emas.

Memang genangan di setiap tempat tidak sama tingginya, sehingga harus membuat para pekerja berhato-hati jika tak ingin terperosok saat melewatinya.

Tak urung, banjir di Kawasan Pelahuhan Tanjung Emas yang terdapat beberapa industri merepotkan ribuan pekerja.

Baca Juga: Rampas Kalung Milik Penumpang, Pengemudi Taksi Online Diringkus Unit Resmob Polrestabes Semarang

''Sebenarnya terganggu, karena kan jalan capek,'' kata Isa Munica, saat ditemui di depan kawasan Lamicitra, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Selasa sore, 21 Juni 2022 dikutip dari detikjateng.com.

Biasanya, Isa mengatakan, berangkat dan pulang kerja dengan mengendarai motor, tapi kini motornya mogok setelah terdampak banjir rob sehari sebelumnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X