Operasi Premanisme, DPD RI Minta Pada Polri untuk Menindak Beking Preman

- Selasa, 15 Juni 2021 | 20:55 WIB
Tim Pemburu Preman bersama anggota Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Barat menangkap 22 orang tersangka preman karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan Jakarta Barat, Jumat 11 Juni 2021. /Humas Polres Metro Jakarta Barat
Tim Pemburu Preman bersama anggota Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Barat menangkap 22 orang tersangka preman karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan Jakarta Barat, Jumat 11 Juni 2021. /Humas Polres Metro Jakarta Barat

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com-Operasi premanisme jadi sorotan. DPD RI minta pelaku premanisme dibina, agar tidak mengulangi lagi.

Hal ini disampaikan Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattaliti, langkah operasi preman yang dilakukan Polri, pihaknya mendukung sekali.

Ia mengatakan memberikan dukungan terhadap langkah Polri yang memberantas aksi premanisme di jalanan.

Namun, LaNyalla meminta dilakukan pembinaan kepada para preman agar tidak mengulangi aksinya.

Baca Juga: Sejumlah Daerah di Jateng Covid-19 Terus 'Menerkam', Ruang Isolasi RSUP Kariadi Ditambah 40 Unit

Menurut LaNyalla, Indonesia tidak boleh memberi ruang buat segala aksi premanisme dan pungutan liar.

"Namun para preman itu harus diberikan pembinaan. Bila perlu diberikan juga pembekalan sehingga mereka dapat mencari rezeki dengan cara yang baik," tuturnya dalam keterangan yang diterima Pikiran-Rakyat.com, Selasa, 15 Juni 2021.

Lebih lanjut ia meminta masyarakat agar tidak segan untuk melaporkan jika mendapati aksi premanisme dan pungli jalanan.

"Harus ada efek jera untuk para preman. Mereka harus sadar jika ulah yang mereka lakukan sangat merugikan masyarakat,'' ujarnya.

Baca Juga: Prancis-Jerman Atmosfirnya Sudah terasa

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X