Hendi Langsung Instruksikan Penanganan Tanggul Jebol: Ini Yang Tertinggi Dalam Satu Dekade

- Selasa, 24 Mei 2022 | 13:51 WIB
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi sambangi warga Bandarharjo yang terdampak banjir rob (Dok suaramerdeka)
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi sambangi warga Bandarharjo yang terdampak banjir rob (Dok suaramerdeka)

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan air pasang naik yang mengakibatkan banjir rob di pesisir Semarang adalah yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Menurut Walikota yang akrab disapa Hendi ini, ketinggian air pasang kali ini Melebihi tahun lalu, sehingga mengakibatkan banjir rob besar di wilayahnya.

"Puncak air pasang tertinggi sebelumnya terjadi bulan Juni tahun 2020, dimana ketinggiannya mencapai 1,8 meter,''

''Lha kemarin ketinggian air pasang mencapai 2,1 meter. Jadi sebagian melimpas, dan sebagian lagi membuat tanggul jebol," terang Hendi.

Baca Juga: Banjir Rob Menerjang Hampir Seluruh Pesisir Jawa Tengah, Ganjar Minta Disiapkan Posko Darurat

Baca Juga: Banjir Rob Juga Lumpuhkan Aktifitas Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas

Hendi, semalam langsung 'njegur rob' menyambangi warga terdampak dan meninjau tanggul yang jebol. Ia menyebutkan jika tanggul jebol terdeteksi di dua titik, yaitu di area sekitar PT Lamicitra Nusantara dan Kampung Ujung Seng.

Adapun dampak dari terjadinya musibah tanggul jebol sendiri diungkapkan Hendi dialami sedikitnya warga di enam RW.

"Sedulur - sedulur yang terdampak kami catat hingga saat ini sampai 6 RW di wilayah pesisir Kota Semarang, yang sebagian besar masyarakat tidak menghendaki mengungsi," tuturnya.

Untuk itu, Hendi pun menyebutkan akan menyiapkan segala keperluan warga yang saat ini tempat tinggalnya terendam air pasang.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X