AirNav Semarang Mencatat 12 Balon Terbang Liar di Langit, Salah Satu Nyaris Nyangkut Sayap Pesawat

- Rabu, 11 Mei 2022 | 17:15 WIB
Balon udara tanpa awak yang diterbangkan ke langit tak ditambatkan, membahayakan pesawat. /Dok Istimewa/
Balon udara tanpa awak yang diterbangkan ke langit tak ditambatkan, membahayakan pesawat. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Balon udara tanpa awak yang diterbangkan saat perayaan Syawalan secara liar tanpa ditambatkan, pada tahun ini tercatat lebih banyak dibanding sebelumnya.

AirNav Indonesia Cabang Semarang mencatat, sebanyak 12 balon udara yang terbang secara masiv, dan bahkan salah satu di antaranya hampir mengenai pesawat saat mengudara.

General Manager AirNav Indonesia Cabang Semarang, Mi'wan Muhammad Bunay mengatakan, dari hasil laporan pilot pesawat yang diterimanya mencatat, ada 12 balon udara yang dilepasliarkan ke langit wilayah Kota Semarang tanpa pengikat.

Baca Juga: Kota Lama Dikunjungi Wisatawan Terbanyak di Jateng Selama Libur Lebaran 2022, Melebihi Candi Borobudur

''Ketinggian setiap balon udara yang terbang dan dilaporkan oleh pilot bervariasi, tergantung besar dan kecilnya balon. Kondisi ini sangat membahayakan penerbangan pesawat,'' tegasnya pada Rabu, 11 Mei 2022.

Ia menjelaskan, ketinggian dari balon udara itu variatif, ada yang lima ribu atau enam ribu kaki, bahkan ada yang sampai mencapai 26 ribu kaki.

''Itu yang kami terima di Kota Semarang ya, belum lagi yang diterima di Yogya atau Makassar mungkin juga Surabaya,'' tambah Mi'wan.

Baca Juga: Pasar Manyaran Kota Semarang Rusak Setelah Terbakar, Diperkirakan Kerugian Mencapai Rp572 Juta

Artinya, kata dia lagi, tahun ini memang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, mungkin karena selama ini pandemi dan ditahan-tahan, sehingga euforia dan akhirnya muncul banyak laporan balon udara.

Menurutnya, ada satu balon udara yang dilihat pilot pesawat Citilink, dan bahkan hampir mengenai sayap sebelah kiri.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X