Penyebaran Covid-19 'Menggila', Walikota: PKM Diperketat, Jam Usaha Masyarakat Sampai Pukul 22.00 WIB

- Senin, 14 Juni 2021 | 18:19 WIB
RAKOR : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat memimpin rakor monev terkait PKM di Polrestabes Semarang, Senin (14/6). (suaramerdeka.com/BBS)
RAKOR : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat memimpin rakor monev terkait PKM di Polrestabes Semarang, Senin (14/6). (suaramerdeka.com/BBS)

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com-Penyebaran kasus covid-19 di Kota Semarang terus 'menggila'. Mulai, Senin, 14 Juni 2021.

Untuk jam operasional usaha masyarakat dibatasi sampai pukul 22.00 WIB.

Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang diperketat lagi.

Pertimbangannya, karena angka Covid-19 di Kota Semarang terus naik.

Tercatat Covid-19 di Kota Semarang telah menembus 1.000 orang pada 8 Juni 2021, tepatnya 1.039 orang.

Jumlah tersebut terus meningkat hingga yang terbaru mencapai 1.321 orang, terdiri dari 778 pasien Kota Semarang dan 543 pasien luar Kota Semarang, pada Senin, 14 Juni 2021.

Baca Juga: Kapolda Jateng: Jajarannya Wajib Memviralkan Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah

"Saya mohon maklum dan mohon maaf kepada warga masyarakat bahwa PKM harus kita perketat lagi,'' ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi, Senin (14/6).

Ada beberapa penyesuaian yang ditetapkan. Pertama terkait jam operasional usaha masyarakat seperti pusat perbelanjaan, restoran, pertokoan.

Sebelumnya  boleh beroperasi sampai pukul 23.00 sekarang disepakati sampai pukul 22.00.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X