PTM di Sekolah Kota Semarang Terkendali, Hendi: Separuh Pegawai Pemkot Diberlakukan WFH

- Selasa, 1 Maret 2022 | 23:57 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. /Dok Humas Pemkot Semarang/
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. /Dok Humas Pemkot Semarang/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyebut pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah sepekan digelar masih dalam taraf terkendali, sehingga belum berencana menghentikannya.

Walau begitu, dia mengakui, ada beberapa sekolah yang harus ditutup sementara karena ada siswa yang terpapar Covid-19.

''Sejauh ini masih terkendali, ada dua sampai tiga sekolah yang harus ditutup sementara, karena setelah dilakukan evaluasi, hasil PCR siswa banyak temuan terkonfirmasi positif Covid-19,'' jelas Hendi, sapaan akrabnya pada Senin, 28 Februari 2022.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang, Dua WNI Diselamatkan oleh KJRI di Kuching

Hendi juga menyebut, jika jumlah kasus Covid-19 pada awal Maret ini menurun cukup drastis, yakni sekitar 500 kasus. Hal ini, lanjutnya, berbeda dengan minggu lalu yang kasusnya mencapai 1.100 kasus.

''Harapan kita terus turun, nasional juga turun angkanya. Sesuai analisis teman-teman Dinkes, awal Maret ini akan turun dan puncaknya pada akhir Februari lalu. Harapan kita tren penurunan ini bisa terjaga,'' ungkapnya.

Meski kasus menurun, tapi Hendi tak memungkiri jika angka kematian akibat Covid-19 terbilang cukup tinggi. Penyebab utamanya, tadas dia, banyak warga yang terpapar belum mendapat vaksin lengkap, dan sisanya memiliki komorbid dan lansia meski sudah mendapat booster.

Baca Juga: Tercepat di Nomor Lari 100 M Putri Jateng Open, Indah Puspita Sari: Ingin Juara PON dan SEA Games

Ia pun meminta kepada masyarakat Kota Semarang, untuk mengikuti vaksinasi baik dosis pertama, kedua hingga booster. Selain itu, ia juga mengimbau agar pada lansia untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, dan menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah.

''Penanganan Covid-19 ini perlu kerja bersama, dengan pengalaman ini harapannya bisa dilewati dengan baik,'' jelasnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
X