Sempat Terhambat Pembebasan Lahan, Pembangunan Tol Tanggul Laut Berlanjut Lagi

- Senin, 24 Januari 2022 | 21:54 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjadi nara sumber bincang siang bersama Bupati Demak Eistianah dan Bupati Kendal Dico Ganinduto. /Dok Humas Pemkot Semarang/
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjadi nara sumber bincang siang bersama Bupati Demak Eistianah dan Bupati Kendal Dico Ganinduto. /Dok Humas Pemkot Semarang/

DEMAK, suaramerdeka-wawasan.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, tak mengelak bahwa pembangunan tol tanggul laut seksi 1 mengalami keterlambatan karena terhambat pembebasan lahan.

Hal itu dikatakan Hendrar Prihadi saat menjadi salah satu narasumber kegiatan bincang siang di Comman Center, Kabupaten Demak pada Senin, 24 Januari 2022, yang juga dihadiri Bupati Demak, Eisti'anah dan Bupati Kendal, Dico Ganinduto.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, mengatakan, hambatan pembebasan lahan itu lantaran adanya tanah terendam di lokasi rencana pembangunan tol tanggul laut.

Baca Juga: Kasus Covid 19 di Indonesia per 24 Januari 2022 Naik Lagi, 7 Orang Meninggal dan 944 Sembuh

''Menurut UU Agraria tanah terendam itu merupakan tanah musnah, sehingga dianggap tak ada kepemilikan,'' ungkap Hendi.

Namun, tambahnya, fakta di lapangan, tanah terendam tersebut semula merupakan daratan yang memiliki sertifikat kepemilikan.

''Dalam Undang-undang, tanah jika kena air laut maka dianggap tidak ada kepemilikannya. Padahal, di situ bekas daratan, pemilik sertifikatnya banyak,'' lanjutnya.

Baca Juga: Buntut Tewasnya Kakek yang Dimassa, Polisi Tangkap Provokator dan Tersangka Pemukul Korban

Dia mengatakan, permasalahan tersebut telah menemui titik terang dengan adanya petunjuk dari Presiden RI, Joko Widodo.

''Melalui petunjuk presiden yang diterbitkan, maka dapat dilakukan pelelangan yang prosesnya bisa diselesaikan pada akhir tahun ini,'' jelasnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X