Musnahkan Obat Ilegal dan TMK, BBPOM Semarang Berharap Masyarakat Ikut Awasi Peredarannya

- Kamis, 20 Januari 2022 | 22:14 WIB
Belasan ribu obat yang siap dimusnahkan BBPOM Semarang. /Dok Istimewa/
Belasan ribu obat yang siap dimusnahkan BBPOM Semarang. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang melakukan pemusnahan obat ilegal serta tidak memenuhi ketentuan (TMK) yang beredar sepanjang tahun 2021.

Pemusnahan obat sebanyak 16.780 butir yang nilainya ditaksir mencapai Rp837 juta itu dilakukan di Kantor BBPOM di Semarang, Banyumanik, pada Kamis, 20 Januari 2022.

Kegiatan pemusnahan barang bukti itu, dihadiri beberapa perwakilan antara lain dari Kejati Jateng, Ditreskrimsus Polda Jateng, Kanwil Bea Cukai, BNN Provinsi Jateng, dan Rupbasan.

Baca Juga: Pemerintah Rencanakan Ubah Skema Penyaluran Subsidi, Harga LPG 3 Kg Bakal Naik

Kepala BBPOM Semarang, Sandra MP Linthin mengatakan, belasan ribu produk yang dimusnahkan tersebut didapat dari tiga pelaku.

''Seorang sebagai distributor sekaligus produsen obat tradisional dari Kabupaten Pati, dua pelaku berasal dari Pekalongan berperan sebagai pengedar obat tradisional,'' kata Sandra dalam Konferensi Pers.

Dia mengatakan, pemusnahan tersebut merupakan hasil dari penindakan dan pengamanan terhadap pengedaran obat tradisional TIE, yang masuk kategori Badan POM mengandung bahan kimia obat.

Baca Juga: Terkait Penanganan Perkara di PN Surabaya, KPK OTT Komplet: Hakim, Panitera dan Pengacara

''Bahan kimia obat bisa berdampak sangat besar terhadap kesehatan tubuh kita,'' ungkapnya.

Mungkin, katanya lagi, saat ini belum terlihat efeknya, namun ke depan setelah tiga sampai empat tahun kemudian akan menganggu organ tubuh yang berdampak pada kesehatan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X