Meski PSIS Semarang Hanya Rebut Satu Poin dari Bhayangkara FC, Imran: Situasi di Lapangan Sulit

- Sabtu, 27 November 2021 | 05:30 WIB
Pemain PSIS, Bruno Silva, terbang menjemput bola untuk menjebol gawang Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Kompetisi BRI Liga 1 jumat 26 November 2021 malam (Twitter@PSISFCOfficial)
Pemain PSIS, Bruno Silva, terbang menjemput bola untuk menjebol gawang Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Kompetisi BRI Liga 1 jumat 26 November 2021 malam (Twitter@PSISFCOfficial)

SLEMAN, suaramerdeka-wawasan.com – Tampil tanpa Johnathan Catillana, PSIS Semarang, merebut satu poin dari pimpinan klasemen sementara BRI Liga 1, Bhayangkara FC.

Dalam laga pekan ke-12 di stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (26/11) malam itu, Tim Mahesa Jenar bermain imbang 0-0 dengan Bhayangkara FC.

Meski tanpa gol, namun pertandingan berlangsung ketat dan keras. Ini bisa dilihat dari banyaknya kartu yang dilayangkan wasit. Setidaknya wasit harus mengeluarkan tujuh kartu kuning untuk punggawa PSIS dan dua kartu kuning untuk lawan.

Baca Juga: Bruno Silva Antar PSIS Semarang Akhiri Paceklik Kemenangan di BRI Liga 1

Bahkan dilaga ini satu kartu merah dicabut wasit untuk pemain Bhayangkara FC, Lee Yu Jun. Pemain asal Korea itu menerima kartu merah usai terlibat friksi dengan Finky Pasamba. Wasit juga memberikan kartu kuning kepada Finky.

Meski gagal menang, Pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury, tetap bersyukur dengan satu poin ini. Ini, menurut dia, adalah hasil maksimal yang bisa dicapai.

Menilai kegagalan timnya meraih kemenangan atas Bhayangkara walau lawan bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-77, Imran mengakui, karena memang pertandingan ini sulit.

"Ini bukan pertandingan mudah meski lawan bermain dengan kurang orang. Situasi di dalam lapangan tidak ideal. Ada satu pemain kami yang cedera tapi kami paksakan,’’ tambahnya.

Ia juga menilai lawan adalah tim bagus. Mereka bermain dengan kedalaman tim yang luar biasa sejak awal musim. ‘’Ada peluang gol, tapi saya pikir, inilah hasil maksimal yang bisa kami raih,’’ katanya.

Tambahan satu poin tak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Liga 1 2021/22. Bhayangkara masih memimpin dengan nilai 30 poin. Sementara PSIS menempati peringkat lima dengan nilai 24 poin

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X