Covid-19 Meningkat, Pemkot Semarang Buka Tempat Isolasi Baru, Walikota: Jaga Protokol Kesehatan Secara Ketat

- Rabu, 9 Juni 2021 | 08:44 WIB
Ilustrasi Covid-19. Update data terkini kasus Covid-19 di dunia, ini posisi Indonesia /Pixabay/mohamed_hassan
Ilustrasi Covid-19. Update data terkini kasus Covid-19 di dunia, ini posisi Indonesia /Pixabay/mohamed_hassan

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com-Dampak dari meningkatnya penyebaran virus covid-19 pada saat ini, Pemkot Semarang akan membuka tempat isolasi baru. Tempat isolasi baru bagi masyarakat Kota Semarang yang terpapar covid-19 ada Islamic Center Manyaran Semarang.

“Kita siapkan untuk membuka gedung Islamic Centre di Manyaran) untuk Karantina pasien corona. Yang jelas Pemkot Semarang akan tetap siap menangani lonjakan penyebaran covid-19 di Semarang,'' jelas Walikota Hendrar Prihadi, Rabu  9 Juni 2021.

Namun demikian, walikota, meminta agar masyarakat Semarang tetap tenang, jangan panik. Tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga: WHO Mengaku Tak Bisa Memaksa China untuk Mengetahui Asal Usul Virus Covid-19

Gedung itu, kata Hendi, mampu menampung 180 pasien corona. Hingga Selasa 8 Juni 2021 sekitar pukul 10.30 WIB, ada 990 pasien corona yang dirawat di Kota Semarang

“562 pasien merupakan warga Kota Semarang, 428 pasien adalah warga luar Kota Semarang,” jelas Hendrar Prihadi.

Selain itu, kata Walikota, jumlah pasien yang isolasi di rumah dinas walikota sudah penuh. 207 pasien diisolasi disana.

“RSUD Wongsonegoro Semarang, Bed Occupancy Rate-nya pun mencapai 98 persen. Bu Susi (Direktur RSUD) bilang ICUnya sudah penuh,” terang dia.

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pemkot Semarang

Tags

Terkini

X