Kegiatan Kamisan Semarang, Peserta Minta KSP Moeldoko Berhenti Bicara : Pergi, Pergi, Ini Panggung Rakyat

- Jumat, 19 November 2021 | 09:54 WIB
KSP Moeldoko saat berbicara di hadapan massa Aksi Kamisan, peserta minta Moeldoko untuk berhenti berbicara dan melakukan pengusiran untuk meninggalkan lokasi Kamisan Semarang pada Kamis, 18 November 2021.. /Tangkapan layar Instagram/@bangsamahasiswa
KSP Moeldoko saat berbicara di hadapan massa Aksi Kamisan, peserta minta Moeldoko untuk berhenti berbicara dan melakukan pengusiran untuk meninggalkan lokasi Kamisan Semarang pada Kamis, 18 November 2021.. /Tangkapan layar Instagram/@bangsamahasiswa

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar aksi Kamisan.

Aksi Kamisan Semarang digelar di depan Hotel Paragon, Semarang pada Kamis, 18 November 2021.

Aksi Kamisan Semarang merupakan program aksi lanjutan dari program yang sudah dijalankan sebelumnya.

Baca Juga: Pengacara Muhammad Kece Minta Persidangan Digelar di PN Bali : Tolak di PN Ciamis

Adapun bentuk aksi Kamisan Semarang ini merupakan aksi damai dalam bentuk demontrasi diam disertai payung hitam bertuliskan tuntutan penyelesaian kasus HAM.

Dalam aksi Kamisan Semarang tersebut diwrani dengan pengusiran staf khusus kepresidenan Moeldoko.

Staf khusus Moeldoko pada saat itu databng ke lokasi Kamisan bersama dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan komisioner Komnas HAM.

Baca Juga: Terduga Pelaku Pemerkosaan Gadis Disabilitas di Jakarta Diduga Mabuk, Pencarian Warga Tak Berhasil

Namun kedatangan Moeldoko ditolak tegas dari massa yang hadir dalam acara Kamisan Semarang tersebut.

"Ini panggung rakyat bukan panggung oligarki, pelanggar HAM gak boleh dikasih ruang. Pergi woy pergi!," tutur sejumlah massa, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram @bangsamahasiswa dan @gejayanmemanggil, Jumat, 19 November 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X