Cegah Peredaran Narkoba dan Penyebaran Covid-19, Polisi Tak Henti Razia Tempat Hiburan Malam

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 15:07 WIB
Petugas dari Ditresnarkoba Polda Jateng merazia tempat hiburan malam di Kota Semarang, Sabtu dinihari, 30 Oktober 2021. /Dok. Istimewa/
Petugas dari Ditresnarkoba Polda Jateng merazia tempat hiburan malam di Kota Semarang, Sabtu dinihari, 30 Oktober 2021. /Dok. Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Ditresnarkoba Polda Jateng menggelar razia narkoba sekaligus Operasi Yustisi di tempat–tempat hiburan malam di Kota Semarang, pada Sabtu dinihari 30 Oktober 2021.

Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian mengatakan, operasi guna mencegah peredaran barang haram sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurutnya, dalam operasi tersebut ada beberapa tempat hiburan yang masih buka di atas ketentuan aturan Perwali, terkait pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1 di Kota Semarang.

Baca Juga: Jejak Digital Sulit Dipungkiri, Viral Celine Evangelista Menikah dengan Sesama Jenis

''Razia yang dilaksanakan oleh Polda jateng ini dalam rangka menertibkan tempat-tempat hiburan malam di Kota Semarang,'' kata Lutfi Martadian, usai razia.

Saat ini, Jateng khususnya di Kota Semarang masuk pada PPKM pada Level 1, artinya sesuai dengan peraturan Walikota Semarang bahwa kegiatan aktivitas jam malam maksimal sampai dengan pukul 24.00 WIB.

Namun, sambung Lutfi Martadian, nyatanya di beberapa tempat hiburan masih ada yang buka di atas Pukul 24.00 WIB.

Baca Juga: Malangnya Nasib Pekerja Migran Indonesia! Kerja 12 Tahun Tak Dibayar, Malah Dituntut Ganti Rugi Rp 1,7 Juta

“Masih ada beberapa tempat hiburan yang beroperasi maka kami tutup dan terakhir ada satu tempat yang keliatan aktivitasnya sangat mencolok sekali, di mana beberapa kendaraan pengunjung banyak yang parkir di pinggir jalan sehingga kami mendatangi dan melaksanakan razia,'' tegasnya.

Kegiatan razia yang dilakukan, kata dia, adalah melakukan identifikasi kepada pengunjung dan dan melakukan tes urine apabila mereka menggunakan narkoba.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X