Holywings Bar dan Marabunta Resto & Bar di Kota Lama Ditutup Sebulan oleh Satpol PP Kota Semarang

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:13 WIB
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, menempelkan berita acara penyegelan Holywings Bar dan Marabunta Resto & Bar di Kota Lama, Rabu, 27 Oktober 2021. /Dok. Istimewa/
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, menempelkan berita acara penyegelan Holywings Bar dan Marabunta Resto & Bar di Kota Lama, Rabu, 27 Oktober 2021. /Dok. Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, dua kafe di Kawasan Kota Lama Semarang, Holywings Bar dan Marabunta Resto & Bar ditutup sebulan.

Menurut Fajar, kedua tempat hiburan itu sebelumnya sudah sering diperingatkan, lantaran melanggar ketentuan batasan jam operasional sebagaimana Peraturan Wali Kota Semarang.

''Terkait, PPKM Level 1, batasan operasinal adalah pukul 00.00 WIB, tapi praktiknya mereka melebihi jam operasional yang ditentukan,'' kata Fajar di Semarang, Rabu, 27 Oktober 2021.

Baca Juga: Langgar Aturan PPKM Level 1, Enam Tempat Hiburan Malam di Kompleks Pasar Dargo Kota Semarang Ditutup

Atas pelanggaran tersebut, menurut Fajar, kedua tempat hiburan ternama di kawasan Kota Lama Semarang Utara tersebut dikenai sanksi, berupa penyegelan tempat usaha selama satu bulan.

''Terhitung mulai tanggal 27 Oktober 2021 hingga 27 November 2021, Holywings Bar dan Marabunta Resto & Bar kami tutup operasionalnya,'' tegas Fajar.

Seperti diketahui, dalam Perwal Kota Semarang sudah diatur terkait PPKM Level 1 bahwa jam operasional untuk tempat hiburan malam, seperti cafe, resto, bar, karaoke, dan tempat hiburan malam lainnya, termasuk para PKL hanya diperbolehkan buka hanya sampai pukul 00.00 WIB.

Baca Juga: Mau Ambil Pesanan Sabu, Dua Pemuda Asal Demak Diringkus Polisi saat Patroli

Menurut dia, pembatasan jam operasional ini bertujuan untuk mengantisipasi agar Kota Semarang yang kini PPKM Level 1, tidak naik ke Level 2 lagi gara-gara tidak tertibnya pengelola tempat hiburan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Fajar berharap, pengelola atau pemilik tempat hiburan bisa menyadari kesalahannya. ''Kita tidak akan tolelir lagi, sebulan kita segel dan tidak boleh beroperasi,'' ungkapnya.

Dia mengatakan, kalau pelanggaran dibiarkan dikhawatirkan akan banyak tempat hiburan malam yang melanggar.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Waduh...KPK Membuka Kemungkinan Memeriksa Ketua MA

Minggu, 25 September 2022 | 15:21 WIB
X